Komisi V DPR RI minta review desain Jalan Tol Bocimi ruas Cibadak-Sukabumi Barat

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerbang Tol Bocimi Seksi 2 di Parungkuda - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Gerbang Tol Bocimi Seksi 2 di Parungkuda - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Anggota Komisi V DPR RI Hanan A. Rozak mendorong dilakukan review desain pada pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3, ruas Cibadak-Sukabumi Barat.

Permintaan tersebut disampaikan untuk memperkuat aspek keselamatan dan mitigasi bencana, mengingat karakteristik wilayah Sukabumi yang memiliki kontur tanah berbukit dan rawan longsor.

Dikutip dari laman resmi DPR RI, Hanan mengatakan pembangunan Tol Bocimi memiliki peran strategis dalam memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dari Ciawi menuju Sukabumi yang selama ini kerap diwarnai kemacetan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilustrasi Jalan Tol Bocimi - sukabumiheadline.com
Ilustrasi Jalan Tol Bocimi – sukabumiheadline.com

Dengan tersambungnya jalan tol, diharapkan biaya transportasi dapat ditekan sehingga berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan Hanan saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI meninjau pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3, Kabupaten Bogor, Jumat (12/6/2026).

“Tol ini sangat strategis, sangat penting untuk memperlancar arus mobilitas transportasi dari Ciawi ke Sukabumi yang selama ini sering mengalami kemacetan,” katanya dikutip sukabumiheadline.com, Jumat.

“Tentunya dengan adanya jalan tol ini, harapan kita adanya kelancaran. Manakala ada kelancaran tentunya karena ada berdampak ekonomi untuk masyarakat tentunya seperti itu yang lebih mengurangi biaya-biaya transportasi,” ujar dia.

Meski demikian, ia menyoroti hasil evaluasi lapangan yang menunjukkan perlunya penyesuaian desain di sejumlah titik, terutama untuk mengantisipasi potensi longsor dan pergeseran tanah di sekitar konstruksi jalan tol.

Berdasarkan paparan yang diterima Komisi V DPR RI, diperlukan penambahan lahan pada beberapa lokasi agar kemiringan lereng dapat dibuat lebih landai dan risiko bencana dapat diminimalkan.

“Ini sudah dievaluasi oleh mereka bahkan sudah ada review desain, tadi ada harus adanya penambahan-penambahan badan sisi kiri-kanan jalan tol, sehingga kelandaian, terutama daerah-daerah yang mudah longsor itu bisa diminimalisasi. Perlu adanya pengadaan lahan lagi untuk memperlebar itu,” jelasnya.

Ia menilai langkah evaluasi tersebut penting dilakukan agar pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga memiliki daya tahan dan tingkat keamanan yang tinggi bagi pengguna jalan. Karena itu, aspek geoteknik dan kondisi riil lapangan harus menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan perencanaan.

Hanan juga mengingatkan pentingnya penyusunan perencanaan yang lebih detail dan komprehensif sejak awal proyek. Menurutnya, konsultan perencana perlu memperhitungkan secara cermat karakteristik lahan sehingga kebutuhan penyesuaian desain dan tambahan lahan di tengah pelaksanaan proyek dapat diminimalkan.

“Harapan kita ke depan membangun jalan tol direncanakan secara detail oleh para ahli kita, diperhitungkan dengan kondisi lahannya seperti apa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi V juga mengingatkan Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), serta seluruh pemangku kepentingan agar tetap mengedepankan standar keselamatan kerja dan mitigasi bencana dalam penyelesaian Tol Bocimi Seksi 3.

Langkah tersebut dinilai penting agar proyek strategis nasional ini dapat selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas konstruksi dan keselamatan masyarakat.

Berita Terkait

Acara silaturahmi dan doa bersama Viking Serang diserbu The Jakmania, balita terluka
Wakil Bupati ingin proyek jalan poros Lebak-Bogor-Sukabumi dibiayai CSR
Kisah Taofik Sudrajat, pria asal Sukabumi terpilih jadi Keuchik yang adil di Aceh
Jenderal polisi asal Sukabumi jadi Lulusan Terbaik Akademik Lemhanas P3N XXVII
Poros Lebak-Bogor-Sukabumi bakal dibangun untuk tekan kemacetan Jalan Nasional
Kepala BGN Dadan Hindayana dipecat Prabowo
BRIN lakukan kesalahan gambar Garuda di ucapan Hari Pancasila 1 Juni 2026
Termasuk di Sukabumi, Kementan pacu produksi lewat Oplah 50 ribu hektare

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:57 WIB

Komisi V DPR RI minta review desain Jalan Tol Bocimi ruas Cibadak-Sukabumi Barat

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:27 WIB

Acara silaturahmi dan doa bersama Viking Serang diserbu The Jakmania, balita terluka

Senin, 8 Juni 2026 - 15:59 WIB

Wakil Bupati ingin proyek jalan poros Lebak-Bogor-Sukabumi dibiayai CSR

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kisah Taofik Sudrajat, pria asal Sukabumi terpilih jadi Keuchik yang adil di Aceh

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:12 WIB

Jenderal polisi asal Sukabumi jadi Lulusan Terbaik Akademik Lemhanas P3N XXVII

Berita Terbaru

Ilustrasi mobil operasional SPPG program MBG - sukabumiheadline.com

Regulasi

Insentif SPPG Rp6 juta per hari ditata ulang

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:52 WIB