Korsleting AC Sebabkan Kebakaran di Cicurug Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 16 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar memadamkan api usai kebakaran di Kampung Pakemitan Cicurug, Sukabumi. | Foto: Ilham Fadillah

Petugas Damkar memadamkan api usai kebakaran di Kampung Pakemitan Cicurug, Sukabumi. | Foto: Ilham Fadillah

SUKABUMIHEADLINES.com – Kebakaran menghanguskan rumah berikut isinya di Jalan Karangsirna Kampung Pakemitan RT 01/04 Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat, 16 Juli 2021.

Rumah dua lantai ukuran 14×7 meter yang terbakar diketahui milik Uta Fahlavi (30 tahun) dan dihuni empat jiwa. Api menghanguskan rumah dan seisinya.

Saat diwawancarai, Uta mengatakan api muncul dari lantai dua rumahnya. Uta menyebut sebelum kejadian, tepatnya setelah Jumatan listrik sempat padam, lalu menyala kemudian kembali padam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelumnya listrik padam. Saya pikir dar MCB listrik, karena sebulan yang lalu baru ganti. Dikira MCB-nya masih tetap mati dipaksain. Tapi tiba-tiba tercium bau seperti terbakar. Saya panggil tukang listrik, belum ngecek ke atas. Pas adik saya naik, api sudah menyala,” papar Uta dengan wajah masih syok.

Pantauan sukabumiheadlines.com di lokasi, hingga pukul 14.00 WIB petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pos 3 Cicurug masih berupaya memadamkan api.

Komandan Pos 3 Damkar Cicurug, Elvin Juniarto saat diwawancarai di lokasi mengatakan, titik api berada di lantai dua rumah. Ditambah lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk hingga upaya pemadaman cukup terkendala.

KEBAKARAN
Petugas Damkar memadamkan api usai kebakaran di Kampung Pakemitan Cicurug, Sukabumi. | Foto: Ilham Fadillah

“Menurut informasi dari penghuni rumah, titik api berasal dari korsleting AC (Air Conditioner). Katanya sudah dalam keadaan rusak,” kata Elvin.

Elvin menyebutkan tak ada korban jiwa maupun luka akibat kebakaran. Sementara kerugian materi ditaksir mencapai Rp 150 juta.

“Kita cukup kesulitan di Cicurug ini kawasan padat permukiman dan kawasan industri, tapi kita cuma satu unit mobil pemadam. Idealnya dua unit,” pungkas Elvin.

Berita Terkait

Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot
Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat
Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga
Baru dua pekan kerja, buruh proyek Hotel Sayan Terrace asal Sukabumi ditemukan tak bernyawa
Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga
Polres Sukabumi ungkap dugaan penipuan Rp2 miliar didirikan dapur MBG
Lansia biadab hamili gadis di bawah umur di Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:40 WIB

Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Jumat, 24 April 2026 - 23:57 WIB

Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah

Kamis, 23 April 2026 - 23:32 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat

Rabu, 22 April 2026 - 16:23 WIB

Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga

Senin, 20 April 2026 - 16:32 WIB

Baru dua pekan kerja, buruh proyek Hotel Sayan Terrace asal Sukabumi ditemukan tak bernyawa

Berita Terbaru

Otomotif

Nissan Gravite, mobil murah dan irit BBM

Minggu, 26 Apr 2026 - 05:25 WIB

Ilustrasi wisatawan asing sedang kemping - sukabumiheadline.com

Wisata

Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah

Minggu, 26 Apr 2026 - 03:00 WIB

Stoking berbulu

Teknologi

7 produk yang percuma diciptakan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 21:13 WIB