Mengenal Relawan Khatulistiwa Cicurug Sukabumi yang Dihuni 90% Anak Muda

- Redaksi

Minggu, 21 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan Khatulistiwa melakukan aksi bersih-bersih. l Khatulistiwa

Relawan Khatulistiwa melakukan aksi bersih-bersih. l Khatulistiwa

SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Relawan Khatulistiwa Indonesia dibentuk pada 27 Desember 1994 silam. Sekelompok relawan ini awalnya bernaung di bawah komunitas pecinta alam bernama GREAT atau Gunung Rimba Es Arus Tebing.

Dalam perjalanannya, komunitas ini berganti nama menjadi Perhimpunan Pecinta Alam Khatulistiwa. Setelah itu, berubah lagi menjadi Yayasan Relawan Khatulistiwa Indonesia Demikian diungkapkan oleh salah seorang personel Khatulistiwa Reni Haerani.

“Jadi sempat berganti nama sebanyak tiga kali hingga akhirnya terbentuk Yayasan Relawan Khatulistiwa Indonesia,” kata Reni kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (20/11/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, sebut Reni, Yayasan Relawan Khatulistiwa telah berbadan hukum Yayasan Relawan Khatulistiwa 1994 Indonesia sejak tanggal 16 November 2018.

Baca Juga :  Duta Batik Nusantara dan Hobi Dosen Teknik Sipil Universitas Nusa Putra Sukabumi

Yayasan tersebut digawangi Jajang yusuf Tahyan dan Reni Haerani. Jajang sendiri menjabat Ketua Yayasan, dan dibantu oleh seorang Ketua Umum yang dijabat Hadi Nurjaman.

Selain itu, ada Ketua Bidang SAR Rizal Syahrul, Ketua Bidang Sosial Kebencanaan M. Rizki dan Ilham Lisyanto, dan Ketua Bidang Konservasi Idwal Awaludin. Sehingga total, memiliki enam orang pengurus dan 65 anggota. “Jumlah anggota sekarang ada 65, tapi anggota yang aktif ada 35 orang,” tambah Reni.

Yayasan Khatulistiwa, jelas Reni, 90 persennya dihuni oleh remaja dan kalangan berusia muda, yang bergerak dalam bidang SAR yang membantu dalam bidang pencarian dan pertolongan di gunung, laut dan sungai. Kemudian, mereka juga aktif dalam bidang sosial kebencanaan.

Baca Juga :  Terjebak Kemacetan Parungkuda-Cibadak? Coba via Alternatif Nagrak Sukabumi Ini
dua
Pencarian orang yang diduga dilempar ke sungai. I istimewa

“Untuk kebencanaan, seperti menangani bencana alam berupa longsor, banjir bandang, kebakaran, pohon tumbang dan lain sebagainya,” tambah wanita berusia 44 tahun itu.

Sedangkan dalam bidang sosial, mereka juga rutin membantu dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

“Kalau kegiatan di bidang sosial, seperti merenovasi masjid, wakaf Al-Quran, pembuatan jembatan, wisata anak yatim, kemping ceria anak yatim, dan lainnya,” jelasnya.

siji
Relawan Khatulistiwa melakukan aksi bersih-bersih. l Khatulistiwa

Nah, buat warga Sukabumi yang tertarik bergabung, bisa mendatangi sekretariat Yayasan Relawan Khatulistiwa Indonesia yang bertempat di Perumahan Bukit Citra Asri Blok A XVA No. 7 Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

“Untuk anggota baru, wajib mengikuti mengikuti seleksi melalui pendidikan dan latihan dasar,” pungkas Reni.

Berita Terkait

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah
Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam
Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025
Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi
Solar panel untuk SD di Sukabumi: 1000Cahaya dan Greenfaith Indonesia sedekah energi
Mengenal 7 hobi Nabi Muhammad SAW, dari olah raga, spiritual hingga buah favorit
Aisyiyah dan PA Sukabumi perkuat gerakan keadilan sosial keluarga

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:40 WIB

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:41 WIB

Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Senin, 5 Januari 2026 - 16:15 WIB

Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:30 WIB

Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:01 WIB

Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi

Berita Terbaru