Mengenal Tjetjep Euwjong, Juara MotoGP Tahun 1970 asal Tanah Pasundan

- Redaksi

Jumat, 18 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tjetjep Euwjong - Istimewa

Tjetjep Euwjong - Istimewa

sukabumiheadline.com – Siapa sangka, ternyata juara MotoGP tahun 1970, adalah seorang pembalap Indonesia asal Jawa Barat. Tjetjep Euwyong Herijana, nama si Pembalap itu, ia wara wiri ngebut dan berprestasi di berbagai international race di Monza Italia, Jerman, Jepang, Singapura dan lainnya.

Setelah berganti-ganti lintasan dalam kurun 11950-1970, puncaknya, Tjetjep Euwjong bisa meraih Juara di Macau Grand Prix di tahun 1970.

Kini Tjetjep usianya tak lagi muda, sudah 83 tahun, dan sehari-hari hidup dibantu dengan kursi roda akibat sebuah musibah kecelakaan yang pernah dialaminya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia kerap menyampaikan kepada banyak orang, harapannya bisa menyaksikan gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika. “Saya ingin sekali hadir di MotoGP Mandalika, ingin mendengar lagi suara motor-motor digeber mesinnya oleh pembalap-pembalap dunia,” ujar dia ditirukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (18/3/2022).

Tjetjep Euwjong
Tjetjep Euwjong – Istimewa

Merespons keinginan Tjetjep, Ridwan Kamil terpanggil untuk memenuhi keinginan Tjetjep. “Memenuhi keinginannya sebagai penghormatan atas prestasinya. Tiket MotoGP, tiket pesawat dan akomodasi ditanggung kami,” kata RK.

Informasi dihimpun sukabumiheadlines.com, legenda balap motor Indonesia asal Kota Cimahi itu telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Kota Cimahi, Kamis (17/3/2022). Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebelum dirinya berangkat ke Lombok untuk menyaksikan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

piagam
Tjetjep Euwjong. l Istimewa

Usai menjalani tes kesehatan, ia bersama anak pertama dan cucunya bersiap berangkat pada pukul 10.00 WIB. Mereka akan transit di Jakarta dan kemudian terbang menuju Lombok.

Tjetjep sangat bahagia dan sangat antusias untuk menyaksikan gelaran ajang ‘kuda besi’ di Mandalika secara langsung. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Saya senang sekali karena selama ini hanya bisa melihat MotoGP di TV,” ucap Tjetjep.

Bagi Tjetjep kesempatan nonton MotoGP tersebut merupakan kado ulang tahunnya yang ke-84 yang jatuh pada 26 Maret. Ia dikabarkan akan duduk di Royal Box VIP. Dengan kondisi fisik yang lumpuh, ia pun akan mendapatkan tempat khusus disabilitas. Selain itu, biaya penginapan dan ongkos keberangkatan hingga pulang ditanggung oleh Provinsi Jawa Barat.

Berita Terkait

Hari ini Persib vs Arema FC di Piala Presiden 2026, ujian pertama pemain asing baru
Pelatih Persija Shin Tae Yong dihukum 10 tahun larangan melatih
Nomor 1 asal Sukabumi, ini 5 pebulutangkis Indonesia dinaturalisasi negara lain
Argentina tuan rumah Piala Dunia 2030, ini daftar 6 negara lolos otomatis
Profil Inés Garcia Santos dan kisah cinta dengan pesepakbola Muslim Lamine Yamal
Membanding jumlah hadiah Piala Dunia diterima Spanyol dan Persib di Super League 2026
Final Piala Dunia 2026: Spanyol juara, Messi mati kutu, Enzo kartu merah, Inggris posisi 3
Persib resmi rekrut Mariano Peralta, cek profil dan statistik

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:52 WIB

Hari ini Persib vs Arema FC di Piala Presiden 2026, ujian pertama pemain asing baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:52 WIB

Pelatih Persija Shin Tae Yong dihukum 10 tahun larangan melatih

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:28 WIB

Nomor 1 asal Sukabumi, ini 5 pebulutangkis Indonesia dinaturalisasi negara lain

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:19 WIB

Argentina tuan rumah Piala Dunia 2030, ini daftar 6 negara lolos otomatis

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Profil Inés Garcia Santos dan kisah cinta dengan pesepakbola Muslim Lamine Yamal

Berita Terbaru

Selfi Nafilah tampil berhijab - Instagram

Hikmah

Artis asal Sukabumi diselimuti duka

Selasa, 28 Jul 2026 - 02:23 WIB

Puncak Habibie terbakar - Ist

Sukabumi

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Senin, 27 Jul 2026 - 22:36 WIB