Mengintip Kemegahan Masjid Al Hidayah Sagaranten Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 25 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Al Hidayah Sagaranten. l Istimewa

Masjid Al Hidayah Sagaranten. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l SAGARANTEN – Masjid Besar Al Hidayah Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pertama kali dibangun pada 1970. Masjid ini merupakan kategori masjid jami terletak di Jl. Raya Sagaranten, tepatnya di Kampung Kaum RT 01/13, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten.

Masjid Besar Al Hidayah berdiri di atas tanah wakaf seluas 1.000 m2 dengan luas bangunan 1.300 m2, dan mampu menampung 150 hingga 200 jamaah.

Desain interior masjid ini memadukan konsep modern klasik. Sentuhan klasik bisa dilihat dari ornamen dari kayu di setiap pilar dan mimbar khutbah. Sedangkan eksterior terlihat lebih identik dengan gaya timur tengah dengan menara dan kubah di kanan dan kiri bagian depan masjid, serta kubah besar di bagian tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20220819 025504
Masjid Al Hidayah Sagaranten. l Istimewa

Selain sebagai sarana menjalankan ibadah ritual, berbagai kegiatan ibadah sosial pun tak luput selalu digelar di masjid tersebut. Salah satunya, kegiatan bertajuk Khidmah Sosial dan Khidmah Dakwah Khitanan Masal sekaligus memperingati Isra Miraj Rasulullah SAW, pada Sabtu (26/02/2022) lalu.

“Kegiatan tersebut melibatkan tenaga kesehatan, yaitu dokter dan perawat sewilayah Sagaranten dengan jumlah peserta khitanan massal 84 anak,” kata Ketua Panitia Benda Suhenda dikutip sukabumiheadline.com, pada Jumat (25/3/2022) dinihari.

Screenshot 2022 08 19 02 56 56 85 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Masjid Al Hidayah Sagaranten. l Istimewa

Selain itu, para remaja masjid yang tergabung dalam Ikatan Remaja Masjid Kecamatan Sagaranten (Irmas) juga terbilang aktif melakukan berbagai kegiatan sosial. Di laman Facebook resminya, mereka aktif menjual merchandise untuk kegiatan sosial dan keagamaan, seperti sunatan massal dan tabligh akbar.

Berita Terkait

Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027
Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy
Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi
5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi
10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat
Kapten Persib Marc Klok diterima kuliah di Harvard, mengenal HBS
Tren job hugging di tengah ketidakpastian ekonomi, ini penyebab dan dampak negatif
Railway & Plantations: Buitenzorg-Soekaboemi, kolaborasi KAI Wisata-Jaswita-ITB

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:16 WIB

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:06 WIB

10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Bisnis

Ini 7 ojol yang tak lagi berseliweran di jalanan

Senin, 31 Agu 2026 - 17:56 WIB

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB