Merawat motor matic di musim hujan, biker Sukabumi wajib cek 10 komponen ini

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengendarai sepeda motor matic saat hujan deras - sukabumiheadline.com

Mengendarai sepeda motor matic saat hujan deras - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Untuk merawat motor matic di musim hujan, biker Sukabumi wajib memastikan rutin mencuci motor setelah terkena hujan, menjaga kebersihan komponen seperti busi, ban, rem, dan rantai, serta memeriksa kondisi cairan seperti oli dan cairan rem secara berkala.

Selain itu, penting juga memeriksa tekanan ban, mengeringkan bagian kelistrikan, dan menyimpan motor di tempat yang aman juga sangat penting.

Kebersihan dan pelumasan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Cuci motor setelah hujan: Cuci motor segera setelah terkena hujan untuk menghilangkan kotoran dan air hujan yang bersifat asam yang dapat menyebabkan karat.
  • Bersihkan dan lumasi rantai: Pada motor bebek atau sport, bersihkan dan lumasi rantai secara rutin, terutama setelah terkena air.
  • Lumasi knalpot: Oleskan oli atau grease pada knalpot untuk melindunginya dari karat.
  • Keringkan bagian kelistrikan: Keringkan bagian busi dan kabelnya secara menyeluruh agar tidak ada korsleting atau mogok.
    Komponen vital
  • Periksa ban: Pastikan tekanan angin ban sesuai dan perhatikan kondisi keausan ban. Ganti ban jika sudah tipis untuk mencegah selip di jalan basah.
  • Periksa rem: Pastikan rem depan dan belakang berfungsi baik. Cek kampas dan cairan rem, pastikan tidak ada kebocoran, dan bersihkan kotoran yang menempel pada cakram.
  • Periksa busi: Pastikan busi kering dan bersih, karena busi yang basah dapat menyebabkan motor mogok.
  • Periksa oli: Perhatikan kondisi oli. Jika warna oli berubah menjadi keabu-abuan seperti susu, artinya oli tercampur air dan harus segera diganti.
  • Periksa cairan pendingin: Pastikan level cairan pendingin radiator mencukupi dan tidak ada kebocoran.
  • Periksa lampu: Pastikan semua lampu berfungsi dengan baik untuk visibilitas saat berkendara di malam hari atau saat hujan lebat.

Saat berkendara

Saat berkendara di bawah guyuran hujan deras, biker Sukabumi wajib memerhatikan dua hal berikut:

  1. Hindari genangan air: Hindari menerobos genangan air yang dalam karena dapat merusak komponen elektronik dan mesin.
  2. Panaskan mesin: Panaskan mesin motor selama dua hingga lima menit sebelum berkendara untuk memastikan mesin siap digunakan.

Penyimpanan

Setelah dicusi dan dibersihkan serta mengecek komponen-komponen penting, pastikan biker Sukabumi melakukan dua hal ini, yakni:

  • Gunakan cover motor: Gunakan cover motor untuk melindungi motor dari hujan dan kotoran saat tidak digunakan.
  • Simpan di tempat kering: Parkirkan motor di tempat yang kering dan terlindung dari hujan, seperti di dalam garasi.

Berita Terkait

Suzuki e Sky: Si mungil irit dan efisien, cek harganya
Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya
Chery Q dijual segini, hatchback pertama yang punya bagasi luas
5 ban mobil matic terbaik 2026, cek harga dan keunggulannya
Honda Dunk, skuter matic si irit BBM dijual cuma segini
Honda Winner X 150 Facelift meluncur, cek spesifikasi dan harga
Spesifikasi dan harga MoLiNas, motor listrik nasional kebanggaan Prabowo
Daihatsu Ayla Modern Vintage sudah nongkrong di GIIAS, dijual berapa?

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Suzuki e Sky: Si mungil irit dan efisien, cek harganya

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Chery Q dijual segini, hatchback pertama yang punya bagasi luas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:32 WIB

5 ban mobil matic terbaik 2026, cek harga dan keunggulannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Honda Dunk, skuter matic si irit BBM dijual cuma segini

Berita Terbaru

WNA China diusir dari Sukabumi

Regulasi

Nikahi perempuan Sukalarang, WNA China diusir dari Sukabumi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:05 WIB