SUKABUMIHEADLINES.com – Sudah sejak remaja Meroe Noer Moeloek menggeluti hobi jadul yang kekinian, memodifikasi sepeda motor berusia tua. Disebut kekinian, tentu saja karena saat ini memiliki motor tua kembali trend di kalangan warga Sukabumi. “Kira-kira sejak tahun 90-an lah,” kata pria berusia 42 tahun itu.
Bicara koleksi sepeda motor jadul, Meroe mengaku memiliki Suzuki FR80 dan RC100 tahun 1986 dan Binter Merzy tahun 1983.
Meroe juga aktif di klub motor, salah satu klub di mana ia bernaung adalah Club Independent Binter Merzy atau Conspirazy 1X Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kebetulan Conspirazy 1X Indonesia ini saya yang dirikan. Selain itu, sekarang juga lagi ramai klub bebek jadul atau bekjul 2 tak dengan nama Club Boaedan Biker’s,” katanya kepada sukabumiheadlines.com, Sabtu (21/8/2021) malam.
Selain itu, Meroe juga mengaku aktif melakukan banyak kegiatan bersama klubnya. “Sering silaturahim antarklub, melakukan kegiatan bakti sosial dan event modifikasi custom sepeda motor,” kata dia.
Namun, warga Kampung Cikareo, Desa/Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ini mengaku permintaan modifikasi sepeda motor jadul saat ini menurun drastis dibanding sebelum masa pandemi.
“Di masa pandemi ini permintaan sangat anjlok drastis, terasa banget perbedaannya,” pungkas Meroe.