Nekad manjat dinding RS Altha Medika Sukabumi, 4 pria asal Cianjur curi kabel dan AC

- Redaksi

Sabtu, 21 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RS Altha Medika Parungkuda, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

RS Altha Medika Parungkuda, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Empat orang buruh harian asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka oleh Unit Reskrim Polsek Parungkuda dan Satreskrim Polres Sukabumi, Jumat (20/3/2026).

Keempat buruh berinisial ES (29), RN (25), B (41), dan AS (31) itu ditetapkan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Rumah Sakit (RS) Altha Medika yang berlokasi di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Menurut Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, aksi curat tersebut pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak RS kemudian melaporkan tindak pidana pencurian kabel listrik, kabel AC, dan mesin AC outdoor di RS Altha Medika yang belum beroperasi tersebut dengan nomor LP/B/10/III/2026/SPKT.

“Kami langsung bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan empat tersangka,” kata Hartono.

Bangunan RS Altha Medika, Sundawenang, Parungkuda, Sukabumi - Ist
Bangunan RS Altha Medika, Sundawenang, Parungkuda, Sukabumi – Ist

Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, para pelaku masuk ke area gedung dengan cara memanjat tembok belakang, lalu memecahkan kaca jendela.

“Modus operandinya, para pelaku dengan cara memanjat atau masuk melalui tembok belakang gedung. Mereka kemudian memecahkan kaca agar bisa masuk ke dalam,” jelas Hartono.

Setelah berhasil memasuki bangunan RS, keempat tersangka menyisir lantai dua bangunan dan merusak instalasi untuk mencuri material berharga. Alhasil, keempatnya kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan dijerat pasal tentang curat.

“Para pelaku akan dijerat dengan pasal terkait pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka
Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup
Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia
Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang
Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:02 WIB

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 21:38 WIB

Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup

Rabu, 29 April 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya

Selasa, 28 April 2026 - 01:53 WIB

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Senin, 27 April 2026 - 20:37 WIB

Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang

Berita Terbaru

Honda Dunk - Honda

Otomotif

Honda Dunk, skuter matik super irit BBM cuma Rp20 jutaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:01 WIB