sukabumiheadline.com – Tahun 2025, dunia fesyen diklaim semakin matang dalam menghadirkan tren baru yang penuh inovasi. Mengkolabosaikan gaya klasik dengan sentuhan modern, tren fesyen tahun ini diprediksi akan menjawab kebutuhan gaya hidup dan selera masyarakat.
Sementara itu, bahan linen, suede, organza, sifon, dan tulle akan digemari banyak kalangan, dilengkapi aksesoris berupa tas besar, sepatu yang nyaman sepanjang hari, dan aksesori yang ramping.
Dari pakaian yang mengutamakan kenyamanan hingga tampilan yang berani dan statement, berikut ulasannya, dilansir sukabumiheadline.com dari InStyle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tren aksesoris, warna dan motif fesyen 2025
Cokelat tua, tangerine, pastel, dan warna laut diprediksi akan menjadi tren warna fesyen tahun ini. Alasannya, warna cokelat tua akan memberikan kesan berkelas.
Sedangkan, tangerine mudah dipadukan dengan warna lain, warna pastel seperti merah muda lembut, biru langit, dan sage green akan mendominasi.
Untuk tren kain ringan seperti organza, sifon, dan tulle akan menawarkan keanggunan dan fleksibilitas. Sedangkan, tren dress tunik akan memberikan penampilan elegan dan nyaman digunakan untuk acara formal, semi-formal, maupun kasual.
Sementara itu, untuk motif, animal print seperti harimau dan sapi, classic stripes, dan motif vintage bakal jadi pilihan.
1. Animal print
Setelah dominasi pola leopard pada 2024, penggemar fesyen kini terpikat oleh motif bertema hewan lainnya. Tahun ini, motif harimau dan sapi diprediksi menjadi sorotan.
Selebritas seperti Rihanna yang memopulerkan motif sapi dan Katie Holmes yang mengenakan motif harimau menjadikan tren ini semakin diminati. Brand fesyen, baik high-end maupun yang lebih terjangkau, memanfaatkan motif ini untuk koleksi terbaru mereka.
2. Classic stripes
Pola garis-garis, yang identik dengan gaya timeless, kembali menjadi tren besar. Popularitas jaket wanita dan kemeja rugby semakin menguatkan tren ini. Desainer seperti Rabanne, Max Mara, dan Proenza Schouler, serta merek Gigi Hadid, “Guest In Residence,” menghadirkan koleksi garis-garis dengan interpretasi modern.
3. Jeans longgar
Tahun ini menjadi era kebangkitan celana jeans longgar. Setelah skinny jeans sempat mengancam kembali populer, desainer merespons dengan menciptakan potongan yang lebih longgar, seperti barrel jeans dan wide-leg pants.
Tren ini menghadirkan kenyamanan dan siluet baru yang kontras dengan jeans ketat yang populer sebelumnya.