KRL Jakarta-Sukabumi gunakan gerbong buatan INKA, anggaran Rp50 triliun

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – BPI Danantara bakal mengucurkan dana hingga Rp50 triliun untuk membenahi sektor perkeretaapian nasional. Salah satunya perluasan jaringan rel kereta api di lima jalur lintas prioritas yang akan dielektrifikasi antara lain Jakarta–Cikampek, Jakarta–Sukabumi, dan Jakarta–Rangkasbitung.

Menurut COO Danantara, Dony Oskaria, pihaknya menargetkan percepatan elektrifikasi jalur kereta api, sekaligus menutup impor rangkaian kereta.

Karenanya, seperti dilansir Bloomberg, Danantara mewajibkan KAI memproduksi lokomotif dan gerbong di dalam negeri melalui PT Industri Kereta Api (INKA). Kebijakan ini diharapkan menciptakan kepastian pasar bagi INKA sebagai produsen sarana perkeretaapian nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Elektrifikasi kereta api listrik ini akan menghidupkan kota-kota baru dan tahun ini harus dilakukan,” ujar Dony, dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (8/5/2026).

Ilustrasi elektrifikasi jalur KRL Commuter Line - sukabumiheadline.com
Ilustrasi elektrifikasi jalur KRL Commuter Line – sukabumiheadline.com

Elektrifikasi tersebut dinilai memiliki nilai investasi yang relatif terbatas, namun berpotensi menghidupkan sedikitnya empat kota baru dalam waktu dekat.

Dony menegaskan, total nilai transformasi sektor perkeretaapian yang mencapai sekitar Rp50 triliun harus diarahkan untuk memperkuat rantai industri dalam negeri.

Tanpa kebijakan yang melarang impor, investasi besar tersebut dinilai berisiko tidak menghasilkan dampak ekonomi yang optimal bagi Indonesia.

“Saya mewajibkan kereta api itu tidak boleh lagi mengimpor gerbong maupun loko-nya,” tegasnya.

Berita Terkait

Cek spesifikasi Daihatsu All New Ayla Tipe X CVT 1.0 2026, dijual segini
2 Mei Hardiknas: Fakta miris RLS Kabupaten Sukabumi hanya 8,50 tahun
Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak
Mau Lebaran, Jalan Kabupaten Sukabumi, Parungkuda – Pakuwon hancur
Harga Yamaha Zuma 125: Skutik tangguh serba bisa dan irit BBM
Xiaomi 17 Max meluncur tahun ini, cek review spesifikasi dan harga
Perubahan perilaku perempuan 2026: Wellness, mental health, unplugging, ekspresi diri, kritis
Identifikasi 17 jenis komoditas potensial jadi buah unggulan dari Sukabumi

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:00 WIB

KRL Jakarta-Sukabumi gunakan gerbong buatan INKA, anggaran Rp50 triliun

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:15 WIB

2 Mei Hardiknas: Fakta miris RLS Kabupaten Sukabumi hanya 8,50 tahun

Kamis, 23 April 2026 - 17:31 WIB

Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:00 WIB

Mau Lebaran, Jalan Kabupaten Sukabumi, Parungkuda – Pakuwon hancur

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:08 WIB

Harga Yamaha Zuma 125: Skutik tangguh serba bisa dan irit BBM

Berita Terbaru

Curug Cikaso - Ririn Widaryani

Wisata

Menikmati 5 pesona kemegahan Curug Cikaso Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:38 WIB

Ilustrasi membuang sampah ke sungai - sukabumiheadline.com

Lingkungan

Warga Sukabumi hasilkan 9,329 m3 sampah per orang

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB