SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Masih ingat dengan jembatan Cicewol yang tergerus luapan air Sungai Cicatih pada Selasa (27/4/2021) lalu, hingga membuat salah satu tiang penopang jembatan nyaris amblas.
Jembatan yang merupakan akses vital penghubung Kecamatan Cicurug, Cidahu, Parungkuda dan Parakansalak, ini memiliki jembatan darurat, namun jembatan kini kondisinya sudah mulai mengkhawatirkan.
Wawan Gunawan (18), seorang remaja warga Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda berharap jembatan darurat tersebut segera dibangun permanen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini kan sudah lumayan lama, dari sekira Lebaran tahun kemarin. Sekarang banyak yang jagain di sekitar jembatan karena khawatir ada yang kejeblos,” kata Wawan kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (22/1/2022).
“Tuh kan, ada yang kejeblos,” seru dia sambil menunjuk salah satu minibus warna silver yang salah satu ban belakangnya terperosok lubang jembatan darurat tersebut.
Sementara, Jumanta (56) warga Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu mengatakan, semenjak dibuat jembatan darurat sudah sering dilakukan survei dan pengukuran dari dinas terkait.
“Wah udah sering, sering dari kecamatan ataupun dinas terkait datang ke sini untuk survei, tapi gak tahu mau diperbaiki kapan ini jembatan,” kata Jumanta.
Ia menambahkan, sudah cukup sering yang mengalami kecelakaan di jembatan tersebut. Terlebih ketika hujan turun dan pada jam masuk dan keluar buruh pabrik.
“Buruh pabrik itu kan kalau keluar suka saling mendahului, makanya sering terperosok lubang jembatan. Kalau gak ada yang jagain, udah ada yang mati kali,” kesal dia.