Mulai hari ini Polres Sukabumi Operasi Lilin Lodaya 2025

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi razia polisi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi razia polisi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Lodaya 2025. Kegiatan merupakan langkah kesiapsiagaan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yang diadakan di Mapolres Sukabumi, Jumat (19/12/2025), dipimpin Kapolres AKBP Samian.

Apel diikuti ratusan personel gabungan dari unsur TNI dan Polri, serta instansi terkait. Hadir Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0622 Kabupaten Sukabumi Agung Ariwibowo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sukabumi.

Dalam kegiatan tersebut, pimpinan apel melakukan pemeriksaan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung Operasi Lilin Lodaya 2025 yang dimulai Sabtu, 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, untuk memastikan seluruh jajaran siap menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang dibacakan Samian, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahapan akhir untuk memastikan kesiapan Operasi Lilin 2025. Operasi ini bertujuan menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang rutin digelar setiap tahun dan berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat,” demikian amanat tersebut.

Ilustrasi polisi sedang melakukan tilang pengendara sepeda motor - sukabumiheadline.com
Ilustrasi polisi sedang melakukan tilang pengendara sepeda motor – sukabumiheadline.com

Sementara itu, menurut survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), potensi pergerakan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang atau meningkat hampir 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain lonjakan mobilitas, potensi cuaca ekstrem juga menjadi perhatian serius.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi adanya sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi menyebabkan hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026 dan meningkatkan risiko bencana alam selama periode Natal dan Tahun Baru.

“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh pihak, baik dalam aspek pengamanan, pelayanan, maupun respons cepat di lapangan agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” lanjut amanat tersebut.

Secara nasional, Operasi Lilin 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan dengan dukungan 2.903 pos pengamanan.

Kemudian, pos pelayanan, dan pos terpadu yang disiagakan untuk mengamankan lebih dari 44 ribu objek vital, termasuk gereja, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, serta kawasan wisata.

Berita Terkait

Ayah NS Sukabumi: Ibu tiri Nizam lebih sayang anak angkat usia SMA anunya gede, koleksi video bokep
Terbuka peluang tersangka baru kasus remaja Sukabumi diduga tewas dianiaya ibu tiri
Ungkap chat aneh ayah kandung Nizam bocah Sukabumi tewas usai dianiaya, Lisnawati: Temperamental
Ayah bocah Sukabumi dianiaya ibu tiri ungkap fakta Nizam sebelum meninggal dunia
Pesan ayah bocah tewas dianiaya ibu tiri di Sukabumi untuk semua pasangan suami istri
Polres Sukabumi temukan unsur pidana kematian Nizam, ibu tiri: Karena takdir
Hasil visum Nizam, bocah Sukabumi dianiaya ibu tiri sebelum meninggal dunia
Tangis pria asal Sukabumi korban begal motor modus ludahi pelaku

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ayah NS Sukabumi: Ibu tiri Nizam lebih sayang anak angkat usia SMA anunya gede, koleksi video bokep

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:49 WIB

Terbuka peluang tersangka baru kasus remaja Sukabumi diduga tewas dianiaya ibu tiri

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:02 WIB

Ungkap chat aneh ayah kandung Nizam bocah Sukabumi tewas usai dianiaya, Lisnawati: Temperamental

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:00 WIB

Ayah bocah Sukabumi dianiaya ibu tiri ungkap fakta Nizam sebelum meninggal dunia

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:33 WIB

Pesan ayah bocah tewas dianiaya ibu tiri di Sukabumi untuk semua pasangan suami istri

Berita Terbaru

Ilustrasi kades menerima Dana Desa 2026, jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya - sukabumiheadline.com

Regulasi

Anjlok! Ini rincian Dana Desa 2026 se-Kabupaten Sukabumi

Kamis, 26 Feb 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi debt collector merampas sepeda motor milik nasabah leasing - sukabumiheadline.com

Regulasi

5 tips dari polisi hadapi debt collector rampas kendaraan

Kamis, 26 Feb 2026 - 01:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131