sukabumiheadline.com l Sikap FIFA yang kerap dinilai memberlakukan standar ganda telah membuat 9 Timnas U-20 dari berbagai negara gagal tampil di ajang Piala Dunia U-20.
Seperti diketahui, FIFA selaku federasi sepakbola dunia memang memiliki hak untuk mengatur apa pun yang mereka mau.
Bahkan, FIFA bisa mengubah komposisi tim dalam sebuah turnamen, termasuk ajang Piala Dunia U-20. Artinya, Timnas Israel U-20 yang telah lolos Piala Dunia U-20 2023 lewat jalur kualifikasi, bisa saja dianulir keikutsertaannya oleh FIFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Timnas Israel U-20 bisa saja dilarang tampil di Piala Dunia U-20 2023 jika FIFA menilai serangan tentara Israel ke final Piala Liga Palestina beberapa lalu sebagai pelanggaran.
Namun, seperti kerap dituding banyak kalangan, akankah FIFA bersikap standar ganda terhadap Israel?
Untuk diketahui, sebelumnya sudah ada 9 negara batal tampil di Piala Dunia U-20 gara-gara FIFA. Berikut daftarnya:
1. Nigeria
Nigeria sejatinya lolos ke Piala Dunia U-20 tahun 1991 dalam statusnya sebagai tuan rumah. Namun, status itu dicabut setelah Federasi Sepakbola Nigeria (NFF) disebut telah melakukan pemalsuan pemain umur.
Kemudian, status tuan rumah diberikan kepada Portugal yang kemudian keluar sebagai juara Piala Dunia U-20 1991.
Lalu pada 1995, Nigeria kembali gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Penyebabnya karena wabah meningitis yang menyerang Nigeria hingga FIFA menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 1995.
2. Yugoslavia
Berikutnya, Yugoslavia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 1993 karena konflik di dalam negeri. FIFA kemudian menunjuk Australia sebagai tuan rumah dan Brasil keluar sebagai juara Piala Dunia U-20 1993).
3. Irak
Irak sedianya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2003. Namun, kemudian digantikan Uni Emirat Arab setelah Irak digempur pasukan Amerika Serikat. Saat itu, Timnas Brasil U-20 kembali jadi kampiun Piala Dunia U-20 2003.
4. Portugal
Nasib apes dialami Portugal yang memiliki koefisien tertinggi pada 2021, yakni 25.222 poin. Namun, Portugal gagal lolos ke Piala Dunia U-20 2023 setelah rontok di kualifikasi awal.
5. Perancis
Lalu Perancis yang menempati posisi dua dengan koefisien tertinggi saat itu, yakni 24.000 angka. Kegagalan itu coba dibalas Perancis dengan menjadi kampiun Piala Dunia U-20 2023.
6. Inggris
Demikian dengan Inggris yang juga mengalami nasib yang sama. Skuad The Three Lions batal tampil meski sebelumnya dinyatakan lolos ke Piala Dunia U-20 2021. Inggris lolos setelah meraup 23.833 poin.
7. Belanda
Belanda juga lolos lewat jalur koefisien. Belanda mengoleksi 19.000 poin dan menempati posisi kelima di Eropa.
8. Italia
FIFA membuat keputusan tegas dengan membatalkan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. Penyebabnya karena Covid-19 masih melanda dunia saat itu. Alhasil, Timnas Italia U-20 yang dinyatakan UEFA lolos ke Piala Dunia U-20 2021 harus batal beraksi.
Italia U-20 lolos karena memiliki koefisien tertinggi keempat. UEFA mengambil koefisien sebagai tolok ukur kelolosan karena gagal menggelar Piala Eropa U-19 2020, juga efek pandemi Covid-19.
9. Indonesia
Terbaru, Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 setelah ada beberapa kepala daerah yang menolak kehadiran Timnas Israel U-20. Namun demikian, FIFA hanya menyinggung soal keseriusan Indonesia dalam melakukan transformasi sepak bola.
Saat ini FIFA sedang mencari tuan rumah alternatif pengganti Indonesia. Kabarnya, status tuan rumah bakal diberikan FIFA kepada Argentina.