Ngeri, Rumah Warga Parakansalak Sukabumi Nyaris Ambruk

- Redaksi

Rabu, 22 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l PARAKANSALAK – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan bencana alam tebing longsor di Kampung Sindanglengo RT 33/11, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat.

Berdasarkan informasi didapat sukabumiheadline.com, peristiwa bencana alam tebing longsor tersebut terjadi pada Rabu, 22 Febuari 2022 menjelang pagi atau sekira pukul 03.00 WIB, sehingga mengancam rumah warga yang berada di atasnya.

Manajer Pusat Pengendalian dan Operasi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Entis Daeng Sutisna mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya dari petugas di lapangan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kata Daeng Sutisna tebing longsor dengan tinggi 5 meter dan memiliki panjang 3 meter dan lebar 1 meter mengancam rumah milik Yandi yang dihuni satu keluarga dengan 4 jiwa.

“Tebing longsor akibat diguyur hujan deras sore kemarin dan tanah labil,” ujarnya.

Dijelaskan Entis Daeng Sutisna, adanya peristiwa itu sudah menginstruksikan petugas BPBD di lapangan untuk berkordinasi dengan jajaran pemerintahan desa setempat dan jajaran kecamatan melakukan penanganan sementara.

“P2BK Parakansalak sudah berkoordinasi bersama perangkat desa, kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Satpol PP guna melakukan pendataan serta memberikan imbauan ke masyarakat untuk tetap waspada,” jelasnya.

“Material belum dievakuasi karena yang punya rumah tidak ada, berangkat kerja, untuk kebutuhan mendesak bronjong dan karung untuk penanganan selanjutnya,” ucap Entis Daeng Sutisna.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru