PAKSI, Ternyata Ada Lho Komunitas Pengemar Ayam Ketawa Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 29 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu perlombaan yang diadakan oleh PAKSI. l Istimewa

Salah satu perlombaan yang diadakan oleh PAKSI. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Selain dinilai warnanya yang indah, ayam ketawa dipelihara karena memiliki suara khas, yaitu mirip suara orang ketawa. Ayam ketawa adalah salah satu jenis ayam hias yang memiliki kelompok komunitas penghobi tersendiri di Sukabumi.

Para penghobi ayam ketawa ini menggabungkan diri dalam satu komunitas, Pengemar Ayam Ketawa Sukabumi atau PAKSI. Saat ini, PAKSI memiliki anggota aktif sekira 50 orang yang tersebar di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dwiyana Primulya (52) adalah salah seorang penggagas berdirinya komunitas PAKSI, didirikan sejak 7 Mei 2013 silam.

“Komunitas ini berdiri sejak 7 Mei 2013, berawal dari hobi seneng pelihara unggas terutama ayam ketawa, saat ini anggota yang tergabung di komunitas ini berdomisili Kota dan Kabupaten Sukabumi,” ujarnya kepada sukabumiheadline.com, Ahad (29/8/2021).

Salah satu perlombaan yang diadakan oleh PAKSI. l Istimewa
Salah satu perlombaan yang diadakan oleh PAKSI. l Istimewa

Ia menambahkan, kegiatan PAKSI, selain silaturahim sesama anggota komunitas, juga latihan bersama atau biasa disebut “Nengger Bareng” setiap semingu sekali bertempat di Sekretariat PAKSI, Babakan Jampang, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, serta di Citengkor, Desa/Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, sebelum pandemi Covid-19, banyak kegiatan pernah dilakukan PAKSI, antara lain memberikan edukasi seputar ayam ketawa pada masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi, mengikuti kontes ayam ketawa tingkat nasional di Bogor, Bandung, Karawang, Tanggerang, Jakarta, Bekasi, Purwakarta higga ke Wonosobo.

Baca Juga :  Buntut Tewasnya Pelajar Saat MPLS, Kepsek SMPN 1 Ciambar Sukabumi Jadi Tersangka

PAKSI juga kerap menjadi undangan dan meramaikan berbagai kegiatan di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Di Kota Sukabumi sendiri baru dua kali mengadakan kontes yang diselenggarakan oleh PAKSI, bekerjasama dengan salah satu dinas, pada tahun 2018 dan 2019,” ujar Dwi.

Masih menurut dia, ada empat kriteria suara ayam ketawa, yaitu gretek atau sisko, dangdut, slow dan durasi atau durasi sambung.

Harga satu ekor ayam ketawa, sebut Dwi, bisa mencapai jutaan Rupiah. “Untuk harga ayam ketawa di Sukabumi sendiri baru bisa terjual di kisaran Rp50 ribu sampai Rp2 juta,” pungkas Dwi.

Berita Terkait

Siti Rifqotunnada, content creator humanis asal Sukabumi yang hobi travelling
BPKH dan DT Peduli gelar pelatihan UMKM warga Kampung Haji Sukabumi
Profil OCCRP, visi dan misi organisasi yang masukkan Jokowi ke daftar Presiden Terkorup 2024
Peduli owa melalui cinetalk “The Gibbons Calling of Hope, Swing for Freedom” di Sukabumi
Sukarelawan Sosial Kemanusiaan di Sukabumi gelar peringatan HUT ke-79 PMI
Mengenal cara peduli lingkungan ala Komunitas Ngobrol Manfaat Sukabumi
Intip keunggulan dan fasilitas BLK Komunitas Daarul Muttaqien Bojonggenteng Sukabumi
Jaringan internet berbasis komunitas untuk desa tangguh bencana di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 18 Maret 2025 - 00:01 WIB

Siti Rifqotunnada, content creator humanis asal Sukabumi yang hobi travelling

Rabu, 12 Maret 2025 - 11:00 WIB

BPKH dan DT Peduli gelar pelatihan UMKM warga Kampung Haji Sukabumi

Rabu, 1 Januari 2025 - 17:35 WIB

Profil OCCRP, visi dan misi organisasi yang masukkan Jokowi ke daftar Presiden Terkorup 2024

Minggu, 1 Desember 2024 - 18:42 WIB

Peduli owa melalui cinetalk “The Gibbons Calling of Hope, Swing for Freedom” di Sukabumi

Minggu, 22 September 2024 - 12:02 WIB

Sukarelawan Sosial Kemanusiaan di Sukabumi gelar peringatan HUT ke-79 PMI

Berita Terbaru