sukabumiheadline.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 yang menghubungkan Cibadak hingga Sukabumi Barat. Saat ini progres konstruksinya telah mencapai 81,49% dan ditargetkan selesai pada kuatir kedua tahun 2027.
Selain mengejar penyelesaian jalan tol yang populer disebut Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) Seksi 3 secara tepat waktu, pembangunan ruas jalan tol ini juga tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan sebagai prioritas utama.

Melansir dari laman resmi Kementerian PU, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Wilan Oktavian menjelaskan bahwa BPJT saat ini terus mengevaluasi kejadian longsoran lereng yang terjadi pada Jalan Tol Bocimi di Km 72 akibat hujan deras pada Mei 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pengamanan lereng menjadi aspek yang sangat penting dan krusial dalam pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3,” jelas Wilan, dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (16/6/2026).
“Badan Pengatur Jalan Tol melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lokasi timbunan dan galian untuk memastikan penerapan kemiringan lereng sesuai standar teknis agar lebih aman dan nyaman digunakan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Untuk itu BPJT akan berkolaborasi dengan PT TransJabar Toll selaku BUJT dalam meningkatkan pengamanan lereng di Tol Bocimi Seksi 3, karena membutuhkan penambahan lahan yang cukup luas.
“Penetapan lokasi sudah keluar dan saat ini dalam proses pembebasan lahan,” tambah Wilan.
Untuk informasi, total panjang Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Seksi 1-4) 53,15 km, di mana sepanjang 26,40 km telah beroperasi yaitu Seksi 1 (Ciawi-Cigombong) dan Seksi 2 (Cigombong-Cibadak ).
Jalan Tol Ciawi- Sukabumi jika telah selesai dibangun seleuruhnya, nantinya akan dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan antara Ciawi-Bogor menuju Sukabumi secara signifikan.









