Penjualan rumah non subsidi di Sukabumi melambat dan cenderung menurun

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rumah non-subsidi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi rumah non-subsidi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pasar rumah non-subsidi di Indonesia saat ini menunjukkan pertumbuhan yang moderat namun diwarnai oleh tantangan daya beli dan suku bunga yang ketat. Kondisi tersebut juga diamini developer perumahan di Sukabumi, Jawa Barat.

“Penjualan cenderung melambat dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Arifin Hidayat, Manager Estate PT Hadeco kepada sukabuniheadline.com, Jumat (15/5/2026).

Untuk menarik minat pembeli, pengembang saat ini mulai banyak yang mengadopsi teknologi smart home yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) pada unit hunian menengah dan atas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rumah non-subsidi umumnya berlokasi strategis di pusat kota dengan akses mudah ke fasilitas umum, di mana harga sangat ditentukan oleh kondisi pasar, luas bangunan, dan lokasi,” jelas Arifin.

“Karena kalau dari sisi ketersediaan lahan, bukan masalah. Hanya memang harus di lokasi yang strategis,” imbuhnya.

Di sisi lain, perbankan mulai memperketat penyaluran kredit untuk menekan rasio kredit bermasalah (NPL).

Kondisi pasar properti dan KPR non-subsidi saat ini ditandai oleh beberapa faktor. Dari mulai suku bunga dan cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) non-subsidi bersifat mengambang (floating) mengikuti tren pasar dan berkisar antara 7%-12%.

Untuk meringankan beban debitur di tengah kondisi ekonomi yang menantang, pemerintah dan perbankan bahkan tengah menggodok opsi perpanjangan tenor KPR hingga 40 tahun.

Penyaluran kredit non-subsidi mencatatkan pertumbuhan moderat, misalnya KPR non-subsidi BTN tumbuh sekitar 5,4% secara tahunan (menjadi Rp 112,56 triliun).

Melemahnya daya beli masyarakat mendorong peningkatan rasio kredit macet (Non-Performing Loan/NPL) pada segmen nonsubsidi. Hal ini membuat bank lebih berhati-hati dalam melakukan penilaian profil risiko nasabah.

Ilustrasi rumah subsidi di kompleks perumahan - sukabumiheadline.com
Ilustrasi rumah subsidi di kompleks perumahan – sukabumiheadline.com

Rumah non subsidi 

Perumahan bukan subsidi, atau sering disebut rumah komersial, adalah hunian yang dikembangkan swasta tanpa campur tangan subsidi pemerintah. Keunggulannya meliputi lokasi strategis di pusat kota, desain fleksibel, bebas renovasi, dan tanpa batasan penghasilan.

Namun, harga rumah non subsidi lebih mahal dengan bunga cicilan mengikuti pasar.

Karena tidak memerlukan verifikasi khusus dari pemerintah seperti rumah subsidi, KPR untuk perumahan non-subsidi tersedia di hampir semua bank umum dengan syarat utama WNI, berusia 21+, dan mampu melunasi cicilan.

Berita Terkait

Bioskop Alfamart segera hadir di Sukabumi, harga tiket cuma Rp15 ribu
Merinci volume produksi hasil perkebunan di Sukabumi, kelapa juara
10 produk Israel yang dijual di Indonesia, kenali yuk!
Pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang bakal dikebut
Overview Jalan Tol Bocimi Seksi 3, BPJT: Progres konstruksi sudah 81,49%
Mori Hanafi nilai skema investasi dan masa konsesi Tol Bocimi kurang transparan
15 kecamatan terbanyak konsumen air bersih dan volume di Kabupaten Sukabumi
Hari ini Pertamax naik dari Rp12.300 jadi Rp16.250, cek daftar harga BBM terbaru

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 00:22 WIB

Merinci volume produksi hasil perkebunan di Sukabumi, kelapa juara

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:00 WIB

10 produk Israel yang dijual di Indonesia, kenali yuk!

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:49 WIB

Pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang bakal dikebut

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:34 WIB

Overview Jalan Tol Bocimi Seksi 3, BPJT: Progres konstruksi sudah 81,49%

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:21 WIB

Mori Hanafi nilai skema investasi dan masa konsesi Tol Bocimi kurang transparan

Berita Terbaru

Ilustrasi Pendopo Sukabumi Palabuhanratu ditutupi kain putih - sukabumiheadline.com

Sukabumi

BASB ancam tutupi Pendopo Sukabumi dengan kain kafan

Minggu, 5 Jul 2026 - 13:00 WIB