sukabumiheadline.com – Tim gabungan dari jajaran kepolisian Polres Sukabumi dan TNI serta masyarakat amankan sejumlah orang yang diduga sebagai warga negara asing di sekitaran wilayah pantai Keusik Urug, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud sekira pukul 14.18 WIB.
Dari informasi didapat, sebelum diamankan sebuah kapal terdampar kemudian sejumlah orang merupakan penumpangnya berhamburan keluar dan kabur.
Seperti terlihat dalam sebuah video berdurasi sekitar 1 menit beredar di aplikasi pesan seorang perempuan mengatakan bahwa perahu yang mengangkut puluhan orang tersebut telah terdampar di dasar laut Muara Keusik Urug.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengatakan bahwa penumpang dari perahu tersebut adalah orang-orang asing dengan kulit hitam, namun ia tidak mengetahui kewarganegaraan mereka dan jenis kapal apa yang digunakan.
“Perahu pesiar apa gimana nih saya, terdampar di laut muara kesik urug, orang nya 30 orang, tapi begitu perahu sudah terdampar itu orang orangnya sudah pada kabur, gak tau nih perahu apa, apa angkutan apa, apa ini perahu rekreasi, apa yang tour apa gimana ya, saya kurang paham kalau yang ginian, tapi ini banyak warga yang menolong,” ucap seorang perempuan dalam video tersebut.
“Orang penumpang dari perahu itu semua gak ada pada kabur semua, orang nya ada orang india, orang mana, gak tau soalnya orangnya semua pada hitam hitam” ucapnya lagi.
Dihubungi terpisah, Kasatpol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar membenarkan bahwa puluhan orang yang diamankan oleh tim gabungan tersebut adalah warga negara asing.
Menurutnya, dari informasi yang didapat sementara, para penumpang yang diamankan terdiri dari orang Thailand (4 orang), India (1 orang), NTB (1 tekong), Bugis (1 tekong), dan Bangladesh (23 orang).
Ia menambahkan bahwa setelah pihaknya menerima laporan, mereka langsung berkordinasi dengan Satintelkam Satreskrim, Sabhara, Satpolairud dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian di Tegal Buleud untuk menjemput dan menahan para penumpang.
“Kejadian itu, setelah kita menerima laporan langsung koordinasi dengan Satintelkam Satreskrim, Sabhara, Satpolairud setelah itu meluncur ke Tegal buleud untuk tim gabungan untuk menjemput untuk diamankan ke polres,” singkatnya.