Pesona Curug Luhur di Nagrak Sukabumi, Masuk Gratis Tapi Ada Syaratnya

- Redaksi

Jumat, 2 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curug Luhur di Nagrak Sukabumi. | Andika Putra

Curug Luhur di Nagrak Sukabumi. | Andika Putra

sukabumiheadline.com l NAGRAK – Ada spot wisata tersembunyi di Kampung Pasirbentik, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Namanya Curug Luhur. Tempat ini belum banyak dikenal lantaran lokasinya yang tersembunyi dan masih terbilang baru. Ditambah lagi, sebelumnya tak ada akses jalan menuju Curug Luhur.

Tapi atas gotong royong masyarakat dan pemuda setempat, sekarang ada jalan yang ditembok menuju Curug Luhur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembenahan dilakukan sudah sejak bulan Oktober 2020 lalu. Warga dan pemuda mula-mula melakukan kerja bakti, memperbaiki akses jalan terlebih dahulu.

Secara perlahan, hari ini sedikit demi sedikit mulai banyak pecinta wisata yang mengetahui keberadaan curug tersebut.

Pemuda Pasirbentik, Ahmad Dio (20) mengatakan, akses jalan sengaja ditembok secara swadaya untuk mempermudah akses wisatawan.

“Supaya empermudah orang-orang cepat sampai ke Curug Luhur. Harapan kami semoga Curug Luhur ini semakin banyak dikenal dan dikunjungi,” kata Dio kepada sukabumiheadline.com, Jumat, 2 Juli 2021.

Lanjut Dio, masyarakat dan pemuda setempat tak memungut bayaran untuk masuk ke Curug Luhur. Syaratnya hanya satu, menjaga kebersihan.

“Tidak bayar. Gratis. Asal dijaga kebersihannya, sama jangan sompral,” sambung Dio.

Sayangnya, untuk saat ini kondisi Curug Luhur yang tingginya delapan meter ini tidak terlalu terurus karena cuaca yang tak menentu, membuat aliran Sungai Cisuta sering meluar.

Untuk bisa ke Curug Luhur, dari Jalan Raya Sukabumi – Bogor, di kawasan Karang Tengah Cibadak, masuk ke jalan alternatif menuju Nagrak. Kemudian ambil jalan ke Nagrak Utara. Sampai ke Kampung Pasirbentik. Dari situ nanti ada jalan gang kecil. Bisa tanya warga atau pemuda setempat, nanti bisa diantarkan ke Curug Luhur.

Berita Terkait

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi
Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur
Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya
Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?
Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi
Nomor 5 wanita Sukabumi, daftar artis punya gelar bangsawan Solo
Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah
Gagal masuk negeri? Ini 20 universitas terbaik di Bandung versi EduRank 2026

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:20 WIB

Mitos dan cerita menyedihkan di balik keindahan Situ Batu Karut Sukabumi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:13 WIB

Lupakan KA Jaka Lalana Jakarta-Sukabumi, Nusantara Explorer Sleeper Train meluncur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:08 WIB

Prabowo bentuk lembaga baru lagi, Universitas Republik Indonesia, ini tugasnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:19 WIB

Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB