Prakiraan cuaca Sukabumi 7 hari ke depan, dan sampai kapan musim hujan 2026?

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pejalan kaki diguyur hujan deras - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pejalan kaki diguyur hujan deras - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Memasuki 2026, hujan terus mengguyur wilayah Sukabumi, Jawa Barat, sejak awal Januari lalu. Warga di sejumlah kecamatan di Sukabumi, terutama di wilayah selatan tentunya selalu dibayangi kekhawatiran terjadinya bencana banjir dan longsor.

Sementara itu, peralihan dari musim hujan ke musim kemarau membawa dampak luas, terutama bagi sektor pertanian. Musim kemarau biasanya menjadi penanda dimulainya musim tanam padi gadu atau musim tanam kedua, khususnya di wilayah sawah tadah hujan.

Lalu bagaimana prakiraan cuaca untuk wilayah Sukabumi dalam satu pekan ke depan? Dan kapan musim hujan tahun ini berakhir?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), untuk bulan Januari 2026, wilayah Sukabumi saat ini berada dalam puncak musim hujan dengan potensi cuaca ekstrem.

Untuk Kota Sukabumi, cuaca lebih cenderung diguyur hujan ringan dengan suhu maksimal sekitar 27°C. Sedangkan Kabupaten Sukabumi, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dengan suhu udara yang sedikit lebih sejuk, minimal 20°C.

Ilustrasi kampung diguyur hujan deras hingga menyebabkan banjir - sukabumiheadline.com
Ilustrasi kampung diguyur hujan deras hingga menyebabkan banjir – sukabumiheadline.com

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk satu pekan ke depan, dikutip sukabumiheadline.com dari laman BMKG, Jumat (23/1/2026).

Ringkasan Cuaca (23 – 29 Januari 2026)
Secara umum, cuaca di Sukabumi akan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, terutama pada siang dan sore hari.

Jumat, 23 Januari – Sabtu, 24 Januari 2026

Baca Juga :  Waspada Hujan Petir, Prakiraan Cuaca Sukabumi Hari Ini

Peringatan Dini: BMKG menetapkan status Siaga Hujan Lebat untuk wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi.
Kondisi: Potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Ahad, 25 Januari – Selasa, 27 Januari 2026

Kondisi: Cuaca diprediksi berawan pada pagi hari, kemudian hujan ringan hingga sedang pada sore hari.
Suhu: Berkisar antara 20°C hingga 27°C.

Rabu, 28 Januari – Kamis, 29 Januari 2026

Kondisi: Masih terdapat potensi hujan sedang. Kelembapan udara cukup tinggi, mencapai 93% hingga 99%, yang membuat suasana terasa sangat lembap dan sejuk.

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat hujan lebat yang diprediksi terjadi pada akhir pekan ini. Anda dapat memantau perkembangan cuaca secara langsung melalui Prakiraan Cuaca BMKG Sukabumi.

Sampai kapan musim hujan 2026?

Ilustrasi berangkat kerja diguyur hujan deras - sukabumiheadline.com
Ilustrasi berangkat kerja diguyur hujan deras – sukabumiheadline.com

BMKG memprediksi musim hujan tahun 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia akan berakhir pada pertengahan Maret. Prediksi tersebut disampaikan berdasarkan analisis dinamika atmosfer serta pemantauan pola curah hujan terkini di berbagai zona musim (ZOM) di Tanah Air.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan bahwa secara umum sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki fase transisi dari musim hujan menuju musim kemarau sejak akhir Februari hingga awal Maret 2026.

“Berdasarkan proyeksi kami, sekitar pertengahan Maret mayoritas wilayah Indonesia sudah beralih dari musim hujan ke musim kemarau,” ujar Guswanto dalam keterangan resmi yang dirilis Kamis (22/1/2026).

Baca Juga :  Prakiraan cuaca Sukabumi 29-31 Januari dan rekomendasi BMKG

Berbeda di tiap wilayah

Ilustrasi pengendara sepeda motor diguyur hujan deras - sukabumiheadline.com
Ilustrasi pengendara sepeda motor diguyur hujan deras – sukabumiheadline.com

BMKG menegaskan bahwa berakhirnya musim hujan tidak terjadi secara serentak di seluruh Indonesia. Perbedaan karakteristik geografis dan dinamika atmosfer menyebabkan waktu peralihan musim bervariasi antarwilayah.

Beberapa daerah diperkirakan lebih awal memasuki musim kemarau, di antaranya sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera bagian selatan, serta sebagian wilayah Kalimantan bagian selatan. Sementara itu, wilayah lain masih berpotensi mengalami curah hujan hingga akhir Maret, bahkan awal April 2026.

“Pola tersebut disusun berdasarkan analisis data historis curah hujan serta pemodelan cuaca terkini,” kata Guswanto.

BMKG, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan menyampaikan pembaruan apabila terjadi anomali atau perubahan signifikan pada pola iklim.

Potensi Cuaca Ekstrem Masih Mengintai
Meski musim hujan diperkirakan segera berakhir, BMKG mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi selama masa peralihan. Hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir masih berpeluang muncul di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut umumnya dipicu oleh dinamika atmosfer lokal, seperti pertumbuhan awan konvektif atau awan kumulonimbus yang intens, yang lazim terjadi pada periode transisi musim.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Pastikan untuk selalu memantau prakiraan cuaca harian dari BMKG, terutama sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan,” tegas Guswanto.

Berita Terkait

Prakiraan cuaca Sukabumi 8-15 Februari, berawan hingga hujan disertai petir
Hanya 0-155 MDPL: Kecamatan dengan daratan terendah di Sukabumi, bukan Palabuhanratu
Mengapa MDPL? Sejak kapan? Siapa penggagas pengukuran ketinggian di atas permukaan laut?
Prakiraan cuaca Sukabumi 1-7 Februari 2026 menurut BMKG dan AccuWeather
Prakiraan cuaca Sukabumi 29-31 Januari dan rekomendasi BMKG
Dari Sukabumi ke Sumbar, BRIN wanti-wanti fenomena sinkhole 3 daerah
16 manfaat sabun colek untuk tanaman, petani semakin sejahtera
Prakiraan cuaca Sukabumi, sepekan ke depan masih hujan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:55 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 8-15 Februari, berawan hingga hujan disertai petir

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:09 WIB

Hanya 0-155 MDPL: Kecamatan dengan daratan terendah di Sukabumi, bukan Palabuhanratu

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:26 WIB

Mengapa MDPL? Sejak kapan? Siapa penggagas pengukuran ketinggian di atas permukaan laut?

Minggu, 1 Februari 2026 - 03:04 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 1-7 Februari 2026 menurut BMKG dan AccuWeather

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:33 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 29-31 Januari dan rekomendasi BMKG

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB

Regulasi

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi

Kamis, 12 Feb 2026 - 00:19 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127 - Ist

Legislatif

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:57 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131