Profil Berry Anggriawan, Mencatat Prestasi Atlet Bulutangkis Nasional asal Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 7 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berry Anggriawan, atlet bulutangkis asal Sukabumi. l Istimewa

Berry Anggriawan, atlet bulutangkis asal Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Tak hanya di dunia hiburan Tanah Air, talenta asal Sukabumi, Jawa Barat juga berhasil mengukir prestasi di bidang olahraga terpopuler kedua setelah sepak bola, bulutangkis.

Tidak banyak yang tahu jika sosok pebulutangkis nasional, Berry Angriawan merupakan atlet asal Sukabumi. Padahal, wajah dan aksi pria kelahiran Sukabumi, 3 Oktober 1991 ini di lapangan, kerap wara wiri di televisi swasta Indonesia.

Ia adalah atlet bulutangkis Ganda Putra Indonesia berpasangan dengan Rahmat Adianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Berry juga sempat bermain di Ganda Campuran berpasangan dengan Claudia Ni Made dan Ayu Rahmasari.

Senior Marcus-Kevin

Pasangan Berry Angriawan/Hardianto adalah senior bagi Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, tetapi mereka terhitung sebagai junior bagi Moh Ahsan/Hendra Setiawan.

Berry (kelahiran Sukabumi, 3 Oktober 1991) adalah pemain jebolan PB Djarum, sementara Hardianto (kelahiran Cilacap, 28 Februari 1993) adalah pemain binaan Mutiara Cardinal.

Salah satu pencapaian terbaik mereka adalah meraih medali emas tim Ganda Putra di Kejuaraan Asia 2016, dan medali emas tim ganda putra dari ajang SEA Games 2017.

Untuk level BWF World Tour, Berry/Hardianto pernah meraih juara Australian Open 2018, dan runner up di New Zealand Open 2018.

Sebelumnya, saat baru saja dipasangkan, Berry/Hardianto juga pernah juara Malaysia Masters 2017 hingga Thailand Open 2017.

Prestasi Berry Anggriawan 

Dalam cabang olah raga (cabor) bulutangkis ganda putra, Berry berhasil mencatatkan diri sebagai juara Auckland International pada 2009 berpasangan dengan Muhammad Ulinnuha.

Pada tahun yang sama, ia juga menjadi juara Lao International Challenge 2009, juga berpasangan dengan Muhammad Ulinnuha.

Kemudian pada 2010, menjadi juara XI Giraldilla Internacional bersama Muhammad Ulinnuha, lalu Perempat final INDIA GRAND PRIX GOLD 2010 juga bersama Muhammad Ulinnuha.

IMG 20230907 192243
Berry Anggriawan dan Rahmat Adianto. l Istimewa

Selanjutnya, juara SUNKIST INDONESIA INTERNATIONAL CHALLENGE INDOCOCK DJARUM OPEN 2010 bersama Muhammad Ulinnuha, dan Semi Final PROTON Malaysia International Challenge 2010 (Sabah) berpasangan dengan Muhammad Ulinnuha.

Kemudian pada 2011, Berry Anggriawan menjadi Juara XII Torneo Giraldilla 2011 saat berpasangan dengan Christoper Rusdianto, dan Semi Final Singapore International Series 2011 bersama Rahmat Adianto serta Perempat Final PROTON Malaysia International Challenge 2011 juga bersama Rahmat Adianto.

Pada 2012, Berry Anggriawan berhasil menembus babak Perempat Final Osaka International Challenge 2012 bersama Rahmat Adianto, dan Perempat Final SCG Thailand Open 2012 juga bersama Rahmat Adianto.

Sementara di Ganda Campuran Berry Anggriawan menembus babak Perempat Final 2009 Auckland International bersama Delis Yuliana.

Kemudian pada 2010, menjadi Juara XI Giraldilla Internacional saat berpasangan dengan Claudia Ni Made, dan Runner – up XII Torneo Giraldilla bersama Ayu Rahmasari.

Mundur dari Pelatnas

Berry Angriawan/Hardianto sebenarnya pernah jadi bagian dari Pelatnas, sebelum akhirnya mundur di akhir tahun 2019 lalu.

Keputusan untuk mengundurkan diri dari Pelatnas diambil karena mereka menyadari betul bahwa performa mereka di sepanjang tahun 2019 lalu, tidak terlalu memuaskan.

Berita Terkait

Vs PSM tanpa Hodak dan 4 pemain kunci, Tolic: Pemain Persib tahu yang harus dilakukan
Respons manajemen soal AFC denda Persib Rp3,5 miliar plus dua laga tanpa penonton
10 calon rekrutan Persib musim depan, dari Australia, Brasil hingga Irak
Rizky Ridho minta maaf, kapten Persija ngaku menyesal
Wonderkids Sukabumi gagal bawa Timnas Indonesia ke Piala Asia U-17 2026
Liga Jabar Istimewa 2026: Pesepakbola usia dini dari 17 daerah, cek jadwal Sukabumi
Bekuk Persija 1-2, Maung kokoh di puncak klasemen dekati hattrick juara Super League
Besok Persib lawan Persija, Bojan Hodak pastikan tak mau kalah

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Vs PSM tanpa Hodak dan 4 pemain kunci, Tolic: Pemain Persib tahu yang harus dilakukan

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Respons manajemen soal AFC denda Persib Rp3,5 miliar plus dua laga tanpa penonton

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:55 WIB

10 calon rekrutan Persib musim depan, dari Australia, Brasil hingga Irak

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rizky Ridho minta maaf, kapten Persija ngaku menyesal

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:15 WIB

Wonderkids Sukabumi gagal bawa Timnas Indonesia ke Piala Asia U-17 2026

Berita Terbaru