PT Astra International Tbk buka loker untuk fresh graduate, Gen Z Sukabumi minat? Cek di sini

- Redaksi

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PT Astra International Tbk - Istimewa

Kantor PT Astra International Tbk - Istimewa

sukabumiheadline.com – Buat Gen Z Sukabumi, Jawa Barat, yang masih baru lulus, ada kabar baik untukmu. PT Astra International Tbk membuka lowongan tiga posisi untuk fresh graduate.

PT Astra International Tbk adalah sebuah perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Jakarta. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1957 sebagai perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Perusahaan menggunakan nama PT Astra International Tbk sejak 1990 silam.

Adapun, ketiga posisi yang dibutuhkan adalah Strategic Group Business Analyst, Strategic Operation Analyst, dan Research & Development Analyst.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Strategic Group Business Analyst

Untuk posisi Strategic Group Business Analyst, bertugas melakukan perencanaan dan pelaksanaan Asesmen Astra Security Management System (ASMS) di Grup Astra.

Selain itu, kamu akan diminta menganalisis target serta rencana asesmen kompetensi dan resertifikasi, analisis rencana acara, materi, dan narasumber untuk forum komunikasi, serta analisis implementasi dan tinjauan kebijakan, sistem, dan program pengamanan di Grup Astra.

Baca Juga :  Warga Sukabumi, BRI Buka Lowongan Kerja Daftar Online Disini

Persyaratan untuk posisi Strategic Group Business Analyst:

  1. S1 fresh graduate atau mempunyai pengalaman terkait dengan lulusan dari latar belakang Teknik Industri, Hukum, Kriminologi.
  2. Menjalin komunikasi dan hubungan baik di internal dan eksternal.
  3. Kemampuan dalam strategic planning.
  4. Kemampuan dalam mengelola pelanggan.
  5. Mampu menganalisis dan menindaklanjuti masukan dari pelanggan.

2. Strategic Operation Analyst

Untuk posisi Strategic Operation Analyst, bertuga menganalisis sistem pengamanan di 4 premises Astra Head Office. Selain itu, juga turut menganalisa kemampuan dan kesiapan Emergency Response Team Astra Head Office dan Grup Astra.

Pekerjaan mencakup analisis aktivitas pengamanan VIP di Astra Head Office, serta perangkat pengamanan dan tenaga kerja di empat lokasi kantor pusat Astra. Selain itu, tugasnya meliputi analisis sistem pelaporan dan jalur instruksi yang efisien, serta pengawasan kelancaran operasional.

Bagi yang terpilih di posisi Strategic Operation Analyst juga akan ikut menyusun laporan berkala dan insidentil, termasuk analisis kebutuhan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi petugas keamanan dan membangun kerja sama dengan aparat keamanan guna meningkatkan efektivitas pengamanan di premises Astra.

Baca Juga :  Loker BUMN Citilink dan KAI untuk Wanita Sukabumi lulusan SMA/SMK dan S1, lamar online di sini

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk posisi Strategic Operation Analyst:

  1. Fresh graduate/berpengalaman dengan latar belakang Teknik Sipil, Teknik Industri, Kriminologi, Hukum, Kajian Ilmu Kepolisian
  2. Menjalin komunikasi dan hubungan baik ke seluruh bagian Astra Head Office dan pihak eksternal
  3. Kemampuan dalam Strategic Planning
  4. Kemampuan dalam mengelola pelanggan
  5. Mampu menganalisis dan menindaklanjuti masukan dari pelanggan

3. Research & Development Analyst

Sedangkan untuk posisi Research & Development Analyst, bertugas menganalisis security devices di 4 premises Astra Head Office.

Deskripsi pekerjaan juga mencakup analisis sistem informasi Corporate Security, kebutuhan digitalisasi di bidang pengamanan untuk Grup Astra, serta pengembangan tools yang digunakan dalam lingkup pengamanan Grup Astra dan internal Astra Head Office.

Persyaratan posisi Research & Development Analyst:

  1. S1/S2 dari latar belakang Sistem Informatika, Teknologi Informasi, dan Teknik Industri.
  2. Usia maksimal 28 tahun.
  3. Menjalin komunikasi dan hubungan baik di internal dan eksternal.
  4. Kemampuan dalam Strategic Planning.
  5. Kemampuan dalam menganalisis proses bisnis yang akan dilakukan digitalisasi.
  6. Mampu menganalisis dan menindaklanjuti masukan dari pelanggan.

Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman https://career.astra.co.id/lowongan.

Berita Terkait

5 orang terkaya Indonesia 2025, nomor 1 punya aset triliunan Rupiah di Sukabumi
Kapasitas, profil perusahaan dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Tahun depan iuran BPJS naik, Menkes: Sedang didiskusikan dengan Menkeu
Progres pembangkit listrik super besar, di Sukabumi PLTA Cibuni 3 dan PLTA Cimandiri 3
2026 skema Subsidi LPG 3 kg berubah, pemerintah minta masyarakat sadar
5 artis terkaya di Indonesia: 4 asal Sukabumi, nomor 1 seleb Rp1 triliun
Turun, posisi kredit UMKM Sukabumi ke bank tiga tahun terakhir
Update jumlah penduduk miskin di Sukabumi dan Jawa Barat

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 03:33 WIB

5 orang terkaya Indonesia 2025, nomor 1 punya aset triliunan Rupiah di Sukabumi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 04:08 WIB

Kapasitas, profil perusahaan dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:00 WIB

Tahun depan iuran BPJS naik, Menkes: Sedang didiskusikan dengan Menkeu

Rabu, 27 Agustus 2025 - 00:01 WIB

Progres pembangkit listrik super besar, di Sukabumi PLTA Cibuni 3 dan PLTA Cimandiri 3

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:31 WIB

2026 skema Subsidi LPG 3 kg berubah, pemerintah minta masyarakat sadar

Berita Terbaru

Andrew Patrick Jung - Persib

Sosok

Profil Andrew Jung, wilujeng sumping di Persib

Minggu, 31 Agu 2025 - 20:00 WIB

Matematikanya ngawur, Golkar nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI - Ist

Peristiwa

Matematikanya ngawur, Golkar nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 18:41 WIB

Uya Kuya dan Eko Patrio - Ist

Peristiwa

Eko Patrio dan Uya Kuya dinonaktifkan dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 16:11 WIB

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dipecat dari DPR RI - Ist

Peristiwa

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dipecat dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 13:42 WIB

Rumah Menkeu Sri Mulyani dua kali dijarah massa - Ist

Daerah

Rumah Menkeu Sri Mulyani dua kali dijarah massa

Minggu, 31 Agu 2025 - 10:34 WIB