Pulang kerja dari Depok, dua pemuda asal Lembursitu Sukabumi jatuh ke jurang di Parungkuda

- Redaksi

Senin, 8 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulang kerja dari Depok, dua pemuda asal Lembursitu Sukabumi jatuh ke jurang di Parungkuda. - Angga Andriansyah

Pulang kerja dari Depok, dua pemuda asal Lembursitu Sukabumi jatuh ke jurang di Parungkuda. - Angga Andriansyah

sukabumiheadline.com – Nahas, dua pemuda asal Kampung Cipanas, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat, harus mengalami luka di bagian kaki dan tangannya.

Kedua pemuda bernama Zihar Fahri dan Reza, itu mengaku sedang dalam perjalanan menuju rumah, sepulang kerja dari Kota Depok.

Namun, saat tiba di Kampung Cipanggulaan RT 009/003, Desa Kompak, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, keduanya terjatuh ke jurang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pengakuan Zihar, sepeda motor yang dikendarainya, Yamaha Mio F 3028 BM warna biru hitam, ditabrak kendaraan lain dari arah belakang. Sialnya, Zihar yang kaget tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga kemudian jatuh ke jurang sedalam 15 meter.

“Saya dalam perjalanan pulang kerja di Depok. Tadi ditabrak dari belakang, karena kaget jadi nerabas sampai jatuh ke bawah,” kata dia kepada sukabumiheadline.com, Senin (8/4/2024).

“Kejadiannya tadi, sebelum sahur. Sekira jam 02.00-an,” tambah Zihar.

Sekira pukul 06.00 WIB, keduanya dengan dibantu warga berhasil mengevakuasi sepeda motornya dari dalam jurang.

Sementara salah seorang warga yang membantu, Asep Saepuloh mengatakan, Zihar dan Reza langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk mendapatkan perawatan medis.

“Udah langsung kami larikan ke (RSUD) Sekarwangi menggunakan mobil warga di sini karena lukanya lumayan parah. Untuk sepeda motor, sementara dititip dulu di rumah warga,” kata Asep.

“Sepeda motornya hancur bagian depannya, bagian spakbor sampai bagian tengah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!
DPRD Kabupaten Sukabumi dalami perubahan APBD 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi: Anggaran daerah harus berdampak nyata bagi masyarakat
Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Selasa, 8 September 2026 - 21:27 WIB

Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Senin, 7 September 2026 - 21:38 WIB

Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar

Senin, 7 September 2026 - 18:59 WIB

KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Sabtu, 5 September 2026 - 21:03 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dalami perubahan APBD 2026

Berita Terbaru