Pupuk dari Jasad Manusia Jadi Tren Baru di Amerika Serikat, Ini 5 Faktanya

- Redaksi

Kamis, 5 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertanian di Amerika Serikat. l Istimewa

Pertanian di Amerika Serikat. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Ada tren baru dalam dunia pertanian di Amerika Serikat (AS), yakni memperbolehkan jasad manusia dijadikan pupuk tanaman.

Pengomposan jasad manusia itu sudah dilegalkan di beberapa negara bagian di AS.

1. Dilegalkan di Washington DC dan Colorado

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

awalnya dilegalkan di Ibu Kota Amerika Serikat, Washington DC. Kemudian, menyusul negara bagian Colorado. Aturan tersebut mulai berlaku sejak 7 September 2021 lalu.

Diketahui, jasad manusia baru bisa dijadikan pupuk setelah enam bulan. Pasalnya, selama enam bulan, jasad manusia akan mengalami proses pembusukan hingga berubah menjadi tanah.

Namun, meskipun dilegalkan untuk digunakan sebagai pupuk, hukum di negara bagian Colorado melarang pupuk dari jasad manusia digunakan untuk tanaman yang dapat dikonsumsi.

Bahkan, pelegalan pengomposan jasad manusia itu menuai kritik dari Gereja Katolik di Colorado. Sekelompok uskup menilai aturan tersebut merendahkan martabat manusia.

2. Perusahan Jasa Pengomposan dari Jasad Manusia

Selanjutnya, pupuk tersebut digunakan sebagai pupuk tanaman, mulai dari pohon hingga bunga. The Natural Funeral di Lafayette adalah perusahaan pertama di negara bagian Colorado yang menawarkan jasa pengomposan jasad manusia.

3. Teknik Pengomposan Jasad Manusia

Adapun, teknik pengomposan dilakukan dengan menempatkan jasad manusia pada peti berbentuk kapal. Kemudian, jasad tersebut akan dikelilingi jerami dan dibiarkan mengalami pembusukan alami selama enam bulan.

Selama proses itu, tubuh manusia akan berubah menjadi tanah, selanjutnya dapat digunakan sebagai pupuk.

4. Alternatif ketika Lahan Pemakaman Semakin Terbatas

Pengomposan jasad manusia ini disebut bisa menjadi alternatif pemakaman selain secara tradisional maupun kremasi.

“Kami secara efektif melakukan daur ulang sehingga dapat menggunakan kembali tubuh manusia yang berharga. Ini benar-benar transformasi,” kata Seth Viddal dari The Natural Funeral, dikutip sukabumiheadlines.com dari 9News.com.

5. Biaya Pengomposan Jasad Manusia

Biaya pengomposan jasad manusia itu, yakni US$ 7.900 atau sekitar Rp 112 juta. Harga tersebut diklaim lebih murah dibanding pemakaman tradisional yang membutuhkan biaya sebesar US$ 10.000.

Berita Terkait

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan
Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:08 WIB

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Berita Terbaru

Rizky Ridho - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Sosok

Rizky Ridho minta maaf, kapten Persija ngaku menyesal

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:00 WIB