22.5 C
Sukabumi
Sabtu, Mei 25, 2024

Ternyata Ini Penyebab Ledakan Tabung CNG di Cibadak Sukabumi, Kepsek SD Korban Tewas

sukabumiheadline.com l Peristiwa pilu meledaknya tabung gas...

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Honda AMAX 160, skutik futuristik performa unggul jadi penantang Yamaha Aerox

sukabumiheadline.com - Honda kembali menggebrak pasar skutik...

Rumah Hancur, Disangka Dukun Santet Pasutri di Ciemas Sukabumi Diamuk Massa

LIPSUSRumah Hancur, Disangka Dukun Santet Pasutri di Ciemas Sukabumi Diamuk Massa

sukabumiheadline.com l CIEMAS l Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Ciemas Polres Sukabumi, mengamankan dua warga, sepasang pasangan suami istri (pasutri) berinisial P (65) dan E (50) dari amukan massa, pada Rabu (3/5/2023).

Sepasang pasutri tersebut menjadi korban amuk massa setelah keduanya dituduh warga sebagai dukun santet.

Menurut Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede melalui Kapolsek Ciemas Iptu Azhar Sunandar, sebelumnya massa sempat merusak rumah korban hingga rusak berat.

Tampak rumah korban yang terbuat dari bilik bambu itu mengalami kerusakan cukup parah, hancur di semua bagian setelah diserbu massa yang beringas.

“Ya tadi pagi anggota kami telah mengamankan dua orang yang merupakan pasangan suami karena khawatir diamuk masa dengan tuduhan sebagai dukun santet,” ungkap Azhar Sunandar.

Menurut Azhar, pasangan suami istri yang merupakan warga Kampung Bojong Kalong, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sebelumnya dituduh warga sebagai dukun santet.

Dituduh dukun santet, rumah pasutri di Ciemas, Sukabumi dirusak massa. l Istimewa

Amuk massa, kata Azhar, dipicu pengakuan sejumlah warga yang kesurupan dan mengaku sebagai sebagai mahluk suruhan dari P dan E, saat warga yang kesurupan itu ditanya oleh warga lainnya.

“Sebetulnya pasangan suami istri itu sudah dimediasi oleh pemerintah setempat dengan menghadirkan para tokoh masyarakat dan pada kesempatan musyawarah itu. Keduanya mengaku tidak punya ilmu hitam,” terang Azhar.

Hingga berita ini diturunkan Polisi masih berjaga di TKP rumah pasangan suami istri yang dirusak massa, sedangkan P dan E dalam kondisi selamat dibawah pengamanan aparat kepolisian.

Kenapa Wilayah Selatan Sukabumi Identik dengan Ilmu Hitam?

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, jika kita googling, banyak kisah kelam dan cap hitam dialamatkan ke wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Ada ratusan, bahkan mungkin ribuan catatan ihwal dunia hitam yang mengaitkannya dengan wilayah Pajampangan, seperti Surade, Jampang Kulon, Ciracap, Ciemas, hingga Warungkiara, Sagaranten dan Palabuhanratu.

Disarikan dari sukabumixyz.com, tak cuma sihir, teluh atau santet, hingga mantra, ajian pelet, pesugihan, jimat, primbon, rajah, dan ilmu tenaga dalam, serta segudang ilmu kesaktian, selalu identik dengan wilayah Pajampangan.

Cerita dari mulut ke mulut ini sudah berusia ratusan tahun. Entah siapa memulai, yang jelas, wilayah Jampang identik dengan dunia hitam, sudah hal lumrah dibicarakan warga di luar Sukabumi. Baca lengkap: 5 Cerita Tentang Teluh Jampang Sukabumi dan Cap Seram Dunia Hitam

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer