sukabumiheadline.com l CIEMAS – Sebuah mushala lapuk berdinding bilik bambu yang sudah terlihat bolong di semua bagian, berdiri tidak jauh dari lokasi Situs Warisan Dunia UNESCO, Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.
Mushala berukuran 3 x 4 meter tersebut kondisinya kian memprihatinkan sejak tiga tahun terakhir. Terlebih warga kampung yang rutin menggunakannya kurang dari 10 kepala keluarga.
Mushala tanpa nama tersebut berada di Kampung Ciaon RT 004/010, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mushala ini rutin digunakan untuk beribadah karena kalau ke masjid besar memang cukup jauh,” kata salah seorang warga setempat, Intan Sari kepada sukabumiheadline.com, Kamis (6/7/2023).
“Tapi kalau kayak shalat Ied gitu, warga di sini memang mau gak mau ke masjid besar, walaupun lumayan jauh,” tambah Intan.

Menurut Intan warga mengharapkan bantuan donasi dari dermawan untuk merenovasi mushala tersebut.
“Semoga ada yang peduli karena mushala ini rutin digunakan warga untuk beribadah,” kata cucu dari imam mushala tersebut.