Satu Tewas, Dua Pria Tertimpa Akar Rumpun Bambu di Baros Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 28 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi kejadian dua pekerja tertimpa akar rumpun bambu | Foto: BPBD Kota Sukabumi

Lokasi kejadian dua pekerja tertimpa akar rumpun bambu | Foto: BPBD Kota Sukabumi

SUKABUMIHEADLINES.com – Seorang pria mengalami kecelakaan hingga tewas di Kampung Nangela RT 01/07, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi pada Rabu (28/7/2021) sekira pukul 11.40 WIB. Korban tewas tertimpa kemudian terjepit oleh akar rumpun bambu.

Dalam kejadian tersebut korban bernama Usman (30 tahun) bersama seorang rekan kerjanya Fitra Ramdhani (28 tahun), keduanya sedang menebang dan membersihkan akar rumpun bambu yang berada di bibir jurang.

Baca Juga :  Upah Kurir per Kg Sabu Ditangkap Polisi di Cicurug Sukabumi Ternyata Tak Sebanding

Saat keduanya beristirahat, tak terduga sebuah bongkahan akar rumpun bambu tiba-tiba menggelinding ke arah mereka dan menimpa keduanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bongkahan Akar
Bongkahan akar rumpun bambu. | Foto: BPBD Kota Sukabumi

“Kejadian di luar dugaan, akar pohon yang saat itu ada di atas jatuh menimpa keduanya sehingga terjepit,” kata Kompol Wahyudi, Kapolsek Baros kepada wartawan, Rabu.

Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung membantu evakuasi keduanya. Fitra mengalami luka memar di wajah dan luka dalam di dada sehingga mengalami sesak nafas. Sementara Usman, mengalami pendarahan di kepala dan luka memar di sekujur tubuh.

Baca Juga :  Resign dari Bank, Omset Usaha Bobotoh Persib Asal Sukabumi Ini Rp30 Juta per Bulan

Usai dievakuasi, kedua korban dibawa ke RSUD R Syamsudin SH. Namun nyawa Usman tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Keduanya dibawa ke rumah sakit setelah dievakuasi, sesampai di sana korban bernama Usman dinyatakan meninggal,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terbaru

Ilustrasi buruh sedang menjahit di pabrik garmen - sukabumiheadline.com

Bisnis

Menghitung jumlah pabrik garmen di Sukabumi

Rabu, 4 Feb 2026 - 04:57 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131