Sawah Longsor Tutup Irigasi, 50 Ha Sawah di Nagrak Sukabumi Terancam Kekeringan

- Redaksi

Minggu, 1 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sawah longsor di Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Sawah longsor di Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Saluran irigasi di wilayah Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tertimbun longsoran sawah, Minggu (01/8/2021).

Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak Mix Mix, longsor terjadi sekitar pukul 00.15 WIB, tepatnya di kampung Bojongkawung RT 02/08 Desa Girijaya Kecamatan Nagrak.

Ia menjelaskan, longsor terjadi karena hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sabtu (31/7/2021) malam hingga minggu dini hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hujan deras dan lama terjadi di wilayah Desa Girijaya dan sekitarnya, mengakibatkan sawah warga longsor dan menutupi saluran irigasi Cikahuripan, Longsor sawah memiliki panjang 30 meter dengan ketinggian 50 meter. Material longsoran menutup saluran irigasi,” jelas Mix dalam laporan tertulisnya pada Minggu (01/8/2021).

Ia juga mengatakan, longsor tersebut mengakibatkan kerusakan sawah warga dan menutup saluran irigasi Cikahuripan hingga berdampak pada 50Ha lahan sawah warga tidak teraliri air.

“Tidak ada korban luka dan jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun akibatnya, puluhan hektare sawah yang terancam kekeringan karena saluran irigasi tertutup material longsor,” jelasnya.

Berita Terkait

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terbaru