sukabumiheadline.com – Kasus keracunan makanan dalam acara hajatan di Kampung Cimangir, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Ahad (9/6/2024) kembali menelan korban jiwa.
Menurut Camat Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan, korban diketahui bernama Nandang (55), ia menjalani pengobatan di RSUD Sagaranten dan meninggal dunia pada pukul 12.35 WIB, Rabu (12/6/2024).
“Pasien dampak keracunan makanan meninggal dunia atas nama Nandang usia 55 tahun, korban sempat mendapat penanganan medis di RSUD Sagaranten dan meninggal dunia sekitar pukul 12.35 WIB,” kata Ridwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meninggalnya Nandang, menambah daftar satu korban sebelumnya atas nama Nasyifa berusia 9 tahun yang juga meninggal dunia.
Menurut catatan Ridwan, korban dalam keadaan lemah saat masuk ke rumah sakit. Ia juga mempunya riwayat penyakit, saat dirujuk ke rumah sakit lain, ia menolak.
“Kondisi pasien masih lemah, punya riwayat penyakit jantung kemudian ada anjuran rujuk, namun menolak dan sudah dibuat surat pernyataan menolak dirujuk,” jelas dia.
Menurut informasi, Nandang dilarikan ke rumah sakit oleh istrinya, kabar diperoleh istrinya sendiri dalam keadaan membaik.
Informasi diperoleh, hingga Kamis (13/6/2024) dini hari, jumlah korban mencapai 192 orang, dengan kondisi 72 orang di Kecamatan Sagaranten masih mendapat penanganan medis.
Keracunan makanan di Cibadak
Satu pekan sebelumnya, kasus keracunan makanan juga terjadi di Kampung Cikiwul, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang tadinya meriah kini menjadi kepanikan pasalnya puluhan warga yang menghadiri acara syukuran tersebut mengalami keracunan.
Puluhan warga mengalami mual, muntah dan mencret usai menyantap makanan dari acara syukuran salah seorang warga, pada Ahad (2/6/2024) sekira pukul 16.00 WIB. Baca lengkap: Puluhan orang korban, ini sebab syukuran warga di Cibadak Sukabumi berujung panik