Geng dan Maling Motor Berkeliaran di Sukabumi, Gadis Ini Jadi Korban

- Redaksi

Selasa, 1 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepeda motor milik warga Cisaat digondol maling. l Isma Billah

Sepeda motor milik warga Cisaat digondol maling. l Isma Billah

SUKABUMIHEADLINE.com l CISAAT – Tak hanya geng motor, maling kendaraan roda dua juga setiap hari berkeliaran di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Warga Sukabumi seakan sudah terbiasa membaca unggahan di media sosial (medsos) perkara kehilangan sepeda motor.

Setiap hari, setidak satu hingga tiga unggahan di medsos terkait kehilangan kendaraan roda dua dengan berbagai modus. Dari mulai dipinjam teman kemudian dibawa kabur, disikat maling saat tengah diparkir, hingga dibobol meskipun motor berada di dalam rumah.

Seperti dialami Isma Billah, gadis warga Kampung Nagrak Kaler RT 20/03, Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isma mengaku kehilangan sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi F 6707 TAA di dalam rumahnya.

“Jadi malingnya masuk ke dalam rumah lewa jendela. Kejadiannya sekira jam 04.00 WIB,” ungkap Isma kepada sukabumiheadline.com, Selasa (1/11/2022) sore.

Namun, ia menambahkan, saudaranya sempat keluar rumah pada sekira pukul 03.00 WIB dan melihat sepeda motornya masih berada di tempat biasa ia menyimpannya.

“Sebelum motor hilang, sekira jam 03.00 WIB, saudara saya ke luar rumah dan melihat motor masih ada. Jam 04.00, waktu ayah saya mau pakai motor tersebut, ternyata sudah gak ada,” paparnya.

“Pagi, sekira jam 08.00 WIB saya langsung membuat laporan polisi,” kata Isma.

Isma berharap siapapun yang melihat sepeda motor seperti ciri-ciri yang ia sebutkan untuk membantunya dengan melaporkannya kepada polisi. “Mohon bantuannya,” pungkas dia.

Berita Terkait

Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah
Mengintip capaian 1 tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas
DPRD Kabupaten Sukabumi awasi keabsahan legalitas HGU, opsi kembalikan ke negara
Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk
Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani
Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:07 WIB

Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah

Senin, 18 Mei 2026 - 23:05 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi awasi keabsahan legalitas HGU, opsi kembalikan ke negara

Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:22 WIB

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:27 WIB

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru

Berita Terbaru

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

Kriminal

Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:23 WIB

Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Sindir Rupiah loyo, DPR: Kalau Rp17.845 Indonesia Merdeka

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00 WIB