SUKABUMIHEADLINE.com l CIKEMBAR – Kerusakan Jalan Pelabuhan II di Kampung Pangleseran, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak parah dan kembali disentil netizen.
Saat musim hujan netizen menyentil karena banyaknya kubangan air di tengah jalan, pada musim kemarau ini kondisi jalan tersebut kembali disentil warganet karena berdebu cukup pekat. Baca lengkap: Jalan Pelabuhan II Sukabumi Berdebu, Netizen: Nikmati Sensasinya, Slebewww
Laku unik warga mengungkapkan kekecewaan dengan membuat tulisan beranda sarkasme, kemudian diunggah di media sosial (medsos).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti diunggah akun Anwar Ibrahim Shakiel, ia mengunggah dua foto tulisan yang diletakkan di sisi jalan rusak, “Selamat Datang di Wisata Alam Jalan Berlubang”. Baca lengkap: Selamat Datang di Wisata Alam Jalan Berlubang Cikembar Sukabumi
Kekecewaan serupa diungkapkan Muhammad Abdul Azis, ia mengungkapkan kekecewaannya karena jalan terlihat mengerikan terlebih setelah diguyur hujan deras.
“Iya Jalan Pelabuhan Dua kilometer 12, di Panggeleseran, Desa Sirnaresmi, Kertaraharja hingga Bojong rusak parah. Lubang jalan di mana-mana dan banyak kubangan air kalau musim hujan seperti sekarang,” kata Abdul Azis kepada sukabumiheadline.com, Senin (20/2/2023).
Padahal, ruas jalan tersebut sebelumnya telah diperbaiki. Sejumlah pekerja melakukan pengerukan jalan bergelombang, kemudian melapisinya dengan aspal tipis.
Namun, selang dua hari, lapisan aspal campur kerikil kembali mengelupas. Akibatnya, banyak kerikil di tengah jalan, sehingga dinilai membahayakan bagi pengendara yang melintas. Baca lengkap: Jl. Pelabuhan Dua Sukabumi Diperbaiki, tapi Dinilai Membahayakan Pengendara
Tak hanya itu, sebab jalan rusak tersebut juga kerap menyebabkan kecelakaan yang menelan korban jiwa. Baca Lengkap: Sebab Jalan Butut, Bocah Tewas Terlindas Truk di Cikembar Sukabumi
Abdul Azis berharap pemerintah segera memperbaiki jalan rusak tersebut karena setiap hari jalan dilintasi ribuan pengendara yang melintas.
“Setiap hari banyak kendaraan, terlebih sepeda motor ya, yang bekerja di pabrik. Khawatir aja semakin sering terjadi kecelakaan,” sesal dia.