Suhada, jagoan Cikiwul Bekasi viral palak THR ditangkap di Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suhada, jagoan Cikiwul yang viral palak THR ditangkap di Sukabumi - Istimewa

Suhada, jagoan Cikiwul yang viral palak THR ditangkap di Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Polres Metro Bekasi Kota mengamankan Suhada, seorang anggota organisasi masyarakat (ormas) di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang minta Tunjangan Hari Raya (THR) ke perusahaan.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Deras, SD di Mandrajaya Sukabumi Terendam Banjir

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, Suhada ditangkap saat berada di Sukabumi, Jawa Barat untuk melarikan diri dari kejaran pihaknya pasca aksi meminta THR nya viral di sosial media (sosmed).

“Sudah kami amankan semalam Kamis (20/3/2025) pukul 18.30 WIB di daerah Sukabumi, sementara sedang proses penyidikan,” kata Binsar, Jumat (21/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, Binsar juga memastikan tidak akan membiarkan aksi serupa kembali bergulir di wilayah hukumnya bertugas. Terlebih menjelang lebaran Idul Fitri kerap ditemukan perkara serupa di sejumlah wilayah.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan segera  jika menemui aksi premanisme dengan menghubungi kantor kepolisian terdekat atau melaporkan ke Call Center 110.

“Kami tidak menolerir adanya aksi premanisme berkedok ormas atau LSM di wilayah hukum Bekasi Kota,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi mengatakan Suhada yang merupakan warga Bantargebang itu sempat melarikan diri dari kejaran pihaknya.

Sebelum akhirnya ditangkap di Sukabumi, Suhada sempat terlebih dahulu kabur ke daerah Gunung Putri, Bogor.

“Suhada itu kabur ke Gunung Putri, preman saja dia, preman berkedok LSM,” kata Sukadi, Kamis (20/3/2025).

Diketahui sebelumnya, Sukadi menuturkan ada peristiwa sebuah ormas marah setelah minta THR ke perusahaan dan dikasih Rp20 ribu. Setelah marah, kelompok ormas tersebut meminta petugas keamanan atau satpam perusahaan untuk mengarahkan menemui pimpinan.

“Iya, dia minta jatah (THR) terus dikasih Rp20 ribu, tapi dia tidak mau, justru pengen ketemu pimpinannya (perusahaan) dia di situ berempat,” tuturnya.

Sukadi menyampaikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan hingga kini terhadap peristiwa yang sebelumnya terjadi Senin (17/3/2025) sekira pukul 11.00 WIB tersebut.

Selain itu pihaknya juga sudah mendatangi lokasi kejadian untuk menggali data.

“Kami sudah lakukan pengecekan ke lokasi dan berupaya menggali keterangan pihak terlibat,” ucapnya.

Namun, Sukadi menegaskan untuk pihak kelompok ormas yang rupanya warga Bantargebang itu belum dapat ditemui. Terkhusus satu orang yang saat kejadian berupaya meminta bertemu kepada pimpinan perusahaan.

“Semalam sudah dilakukan mediasi, yang berempat enggak ketemu, terus tadi unit reskrim datang ke TKP untuk dilakukan pengecekan, tapi yang bersangkutan masih dicari keberadannya untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Sementara Sukadi belum dapat memutuskan apakah kelompok ormas yang meminta THR itu termasuk unsur pidana atau tidak. Dikarenakan perlunya klarifikasi dari kedua belah pihak yang terlibat.

“Sekarang klarifikasi dulu minta keterangan, ada unsur pidana atau tidak, kalau ada kami tindaklanjuti penegakkan hukum,” pungkasnya.

Baca Juga :  Menganiaya Pria yang Menyerangnya, Pria Bantargadung Sukabumi Jadi Tersangka

Berita Terkait

Mau mudik ke Palabuhanratu Sukabumi, warga Tangerang mendadak pingsan di Bogor
Digrebek suami saat tanpa busana, polisi selingkuh dengan pegawai Dishub Kabupaten Sukabumi
Mobil travel dirusak di Sukabumi
Lesu, ketua dan anggota geng motor All Stars Sukabumi dan Never Die ditangkap
Alhamdulillah, Siti Ulfah TKW asal Sukabumi dianiaya majikan sudah di KJRI Jeddah
Ancam hancurkan NKRI, geng Kekaisaran Sunda Nusantara palsukan STNK dibekuk di Sukabumi
Viral video perang sarung 5 vs 5 remaja di Parungkuda Sukabumi
Update 5 korban tewas dan 4 hilang akibat bencana alam di Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 31 Maret 2025 - 01:29 WIB

Mau mudik ke Palabuhanratu Sukabumi, warga Tangerang mendadak pingsan di Bogor

Minggu, 30 Maret 2025 - 07:45 WIB

Digrebek suami saat tanpa busana, polisi selingkuh dengan pegawai Dishub Kabupaten Sukabumi

Selasa, 25 Maret 2025 - 20:54 WIB

Mobil travel dirusak di Sukabumi

Selasa, 25 Maret 2025 - 04:26 WIB

Lesu, ketua dan anggota geng motor All Stars Sukabumi dan Never Die ditangkap

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:32 WIB

Suhada, jagoan Cikiwul Bekasi viral palak THR ditangkap di Sukabumi

Berita Terbaru