Suhendri, Kakek 78 Tahun asal Sukabumi Populer di Kalimantan

- Redaksi

Kamis, 18 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suhendri asal Sukabumi pemilik hutan kota di Kalimantan. l Istimewa

Suhendri asal Sukabumi pemilik hutan kota di Kalimantan. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l TENGGARONG – Seorang kakek tua asal Kabupaten Sukabumi tak hanya populer di Kalimantan. Bahkan, keteguhannya untuk tidak menjual hutan mini miliknya seharga Rp10 miliar, telah membuat dirinya dikenal ke seluruh penjuru Tanah Air.

Hasratnya untuk melestarikan berbagai jenis pohon kayu dan tanaman di hutan Argoforestri, Jalan Pesut, Kelurahan Bukit Biru, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), yang dia rintis sejak 1980 silam, begitu kuat bagaikan sebongkah batu karang yang tertanam ke perut bumi.

Suhendri, kakek berusia 78 tahun itu, diketahui memiliki 1,5 hektare lahan dengan 50 jenis kayu di dalamnya. Mulai dari Ulin, Meranti, Gaharu, Pinus dan banyak jenis pohon lainnya ditanam dan dirawat secara mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, hutan mini milik Suhendri ini berada di tengah Kota Tenggarong, sehingga menjadikannya sangat strategis. Terlebih ada beragam jenis pohon di hutan mini miliknya tersebut.

Suhendri memelihara hutan miliknya diawali dari keinginan untuk mengubah perekonomian, selepas pensiun bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan kayu. Suhendri mendapatkan bibit-bibit pohon dengan cara berkeliling daerah. Bibit pohon yang tidak diperoleh di Kukar dia cari ke wilayah lain.

“Tahun 1980 dibuka, pada 1981 baru mulai perubahan yang benar-benar. Mulai dari padi, terus jagung, kopi segala macam terus naik-naik, nah di situlah. Dulu mah ini alang-alang nih,” kata Suhendri dikutip sukabumiheadlines.com dari korankaltim.com pada Senin (15/11/2021) pagi.

Jadi Tempat Penelitian

Salut! Kakek Berusia 78 Tahun Tolak Uang 10 Miliar Agar Hutannya Nggak Dijadikan Perumahan
Suhendri. l hipwee.com

Kini hutan tengah kota tersebut jadi tempat penelitian mahasiswa lokal hingga menjadi lokasi penelitian skripsi mahasiswa asal Jepang. Bahkan, tidak hanya dari perguruan tinggi di Kalimantan, hutan mini milik Suhendri bahkan sudah dikunjungi peneliti dari 20 negara.

Tak hanya itu, Suhendri juga sering mendapat penghargaan dari berbagai pihak karena hutannya.

Di kalangan warga setempat, Suhendri dikenal memiliki nasionalisme tinggi. Di dalam gubuk kecil miliknya terdapat lambang Garuda Pancasila hingga foto Ir Soekarno dan Mohammad Hatta.

Melihat kondisi hutan Kalimantan Timur yang saat ini rusak akibat pembalakan liar dan pembukaan lahan, dia berpesan kepada masyarakat Kukar, terutama kalangan akademisi kehutanan untuk terus menjaga kelestarian hutan Kaltim yang dikenal sebagai paru-paru dunia.

Kini Suhendri bersama istrinya, Junarsa (80), bermukim di tepi hutan mini miliknya. Menjaga hutan yang telah ia pagari sekelilingnya dengan menggunakan pagar kayu.

“Saya tidak jual. Saya harap ada orang yang bisa melanjutkan merawat hutan ini meski pun bukan keluarga saya,” harap kakek yang lahir pada 3 September 1943 itu.

Berita Terkait

Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia
Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan
Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros
Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi
Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI
Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 00:06 WIB

Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi

Selasa, 1 September 2026 - 19:49 WIB

Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi

Berita Terbaru

Internasional

Daftar 8 WNI jadi tentara Rusia karena bergaji tinggi

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:36 WIB