Sukabumi Kekeringan, Aqua Sedot dan Jual Air Hingga 8 Miliar Liter

- Redaksi

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk pengangkut AMDK Aqua. l Istimewa

Truk pengangkut AMDK Aqua. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Bisnis air minum memang basah dan menjanjikan fulus yang seakan tidak terbatas. Karenanya, keputusan Danone mengakuisisi Aqua menjadi strategi jitu perusahaan untuk semakin membesarkan gurita bisnisnya.

Sayangnya, meskipun secara bisnis sangat menggiurkan, tapi eksploitasi sumber air secara gila-gilaan pada gilirannya akan menimbulkan celah masalah lain.

Terlebih di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, di mana terdapat salah satu pabrik pengemasan AMDK Aqua, saat ini tengah dilanda kekeringan. Baca lengkap: 7 Ribu Lebih KK di 13 Kecamatan Kabupaten Sukabumi Krisis Air Bersih, Cicurug Parah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mirisnya, ribuan kepala keluarga di belasan kecamatan saat ini tengah mengalami krisis air.

PMI dan BPBD tengah membagikan air bersih ke warga Kabupaten Sukabumi. l Istimewa
PMI dan BPBD tengah membagikan air bersih ke warga Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Air Indonesia Sudah Dikuasai Asing

Padahal, saat dibeli oleh Danone, Aqua benar-benar dalam posisi siap panen setelah pendirinya, Tirto Utomo berhasil melalui proses bisnis yang sulit.

Bagaimana tidak, saat itu terbilang belum banyak kompetitor merek air minum dalam kemasan (AMDK) seperti saat ini. Salah satu alasannya, tentu saja karena bisnis tersebut masih dipandang aneh ketika itu.

Berita Terkait: Di Sukabumi Muncul Petisi: Pak Polisi, Ayo Berani Tilang Truk Aqua!!!

Bagi Danone sendiri, Aqua bukanlah brand AMDK satu-satunya yang Mereka miliki. Pasalnya, mereka sudah memiliki belasan air merek AMDK di banyak negara sejak awal perusahaan asal Perancis itu berdiri.

Dilansir Energy World, sedikitnya Danone memiliki 17 merek AMDK di seluruh dunia.

“Setelah akuisisi tahun 1998, Danone menjadi produsen AMDK terbesar kedua di dunia setelah Nestle,” tulis Energy World dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (14/9/2023).

Energy World juga menyebut jika Aqua merupakan penyumbang terbesar penjualan AMDK Danone grup secara global.

“Menurut data 2011, dari total 8 Miliar liter air yang diperdagangkan Danone Group per tahun, 5 miliar liter berasal dari Aqua (Indonesia),” tulisnya.

Fakta mengejutkan lainnya, penguasaan sumber air di Indonesia sudah dikuasai oleh Danone yang notabene merupakan perusahaan asing.

Hal itu terbukti dengan penguasaan 74 persen saham dari sebelumnya yang hanya 40%.

Berita Terkait

Menghitung produksi susu sapi dan kambing di Sukabumi serta kandungan gizinya
Alfamart dan Indomaret cs tak lama lagi bakal jualan daging ayam
Membanding produksi telur Sukabumi surplus 46,9 juta kg dan Indonesia
Hari ini Pertamax naik dari Rp12.300 jadi Rp16.250, cek daftar harga BBM terbaru
Tren penurunan kredit UMKM Sukabumi di bank umum 3 tahun terakhir
Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok
5 dampak positif jika KRL Jakarta-Sukabumi sudah beroperasi
Rupiah jeblok ke Rp18.000 per Dolar hari ini

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:13 WIB

Menghitung produksi susu sapi dan kambing di Sukabumi serta kandungan gizinya

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:34 WIB

Alfamart dan Indomaret cs tak lama lagi bakal jualan daging ayam

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:34 WIB

Hari ini Pertamax naik dari Rp12.300 jadi Rp16.250, cek daftar harga BBM terbaru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:08 WIB

Tren penurunan kredit UMKM Sukabumi di bank umum 3 tahun terakhir

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:55 WIB

Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok

Berita Terbaru

Ilustrasi Peradilan Militer di Indonesia - sukabumiheadline.com

Vonis

Prajurit TNI siram air keras ke Andrie Yunus beragam

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:55 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi komentari capaian Opini WTP ke-12

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:57 WIB