Tak Peduli Timur Tengah, Pemain Liga Eropa Tolak Pakai Kaus FIFA Solidaritas untuk Ukraina

- Redaksi

Selasa, 1 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aykut Demir menolak mengenakan kaus solidaritas bertuliskan 'No War'. l Istimewa.

Aykut Demir menolak mengenakan kaus solidaritas bertuliskan 'No War'. l Istimewa.

SUKABUMIHEADLINES.com l Pemain BB Erzurumspor, Aykut Demir menolak mengenakan kaus solidaritas bertuliskan ‘No War’ di laga melawan Ankaragucu dalam lanjutan Liga Turki.

Dalam laga tersebut, para pemain kedua klub mengenakan kaus solidaritas bertulis ‘Savasa Hayir No War’ ditujukan penolakan invasi Rusia ke Ukraina.

Namun ada satu pemain yang tidak mengenakan kaus tersebut, sebagai bentuk protes terhadap dunia yang hanya melihat insiden di Eropa. Diberitakan Sportbible, sosok tersebut adalah pemain asal Turki keturunan Belanda yang merupakan bek Erzurumsport, Aykut Demir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporan yang sama, Demir mengkritisi FIFA yang hanya melihat konflik di Eropa sementara hal yang sama sudah terjadi di Timur Tengah selama bertahun-tahun.

“Ribuan orang meninggal setiap hari di Timur Tengah. Saya juga merasa sedih. Saya merasakan kesedihan dari orang-orang yang tak bersalah tersebut,” ucap Demir.

“Mereka yang mengabaikan penganiayaan di sana (Timur Tengah) kini melakukan hal seperti aksi solidaritas ini ketika terjadi di Eropa.

“Saya tidak ingin mengenakan kaus tersebut karena kaus itu tidak ditujukan pada negara-negara Timur Tengah,” imbuhnya.

Sejak Rusia melakukan operasi militer ke Ukraina, banyak dukungan mengalir ke negara tersebut utamanya negara-negara Barat, seperti Amerika Serikat. FIFA dan UEFA bahkan sudah mengeluarkan sanksi untuk Rusia, baik untuk tim nasional maupun klub-klub asal negara Beruang Merah tersebut.

Timnas Rusia tidak akan berlaga di play-off Piala Dunia 2024, kemudian status venue St Petersburg sebagai tuan rumah final Liga Champions 2021-2022 juga dicabut.

Sementara Rusia kena banned dari Piala Dunia oleh FIFA. Bahkan, UEFA memilih Stade de France markas timnas Prancis sebagai tuan rumah baru final Liga Champions.

Berita Terkait

Tak ada yang lebih besar dari Persib! Tidak pelatih ataupun pemain
Selamat, dua pelajar Sukabumi lolos seleksi Timnas Futsal U-17
Ciletuh-Palabuhanratu Sukabumi tuan rumah Geopark Run Series 2026-2027, daftar di sini
Bojan Hodak lengser, Igor Tolic resmi jadi pelatih Persib
Sambut Persib hattrick juara BRI Super League ala Wulan Guritno
Ini daftar peraih penghargaan BRI Super League 2025/2026, eks Persib Top Scorer
Selamat, Persib hattrick juara Super League! Ini klasemen akhir musim 2025/2026
Pesta Persib juara, Bojan Hodak: Omong kosong soal konvoi!

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:17 WIB

Tak ada yang lebih besar dari Persib! Tidak pelatih ataupun pemain

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Selamat, dua pelajar Sukabumi lolos seleksi Timnas Futsal U-17

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:01 WIB

Ciletuh-Palabuhanratu Sukabumi tuan rumah Geopark Run Series 2026-2027, daftar di sini

Senin, 25 Mei 2026 - 23:58 WIB

Bojan Hodak lengser, Igor Tolic resmi jadi pelatih Persib

Senin, 25 Mei 2026 - 09:00 WIB

Sambut Persib hattrick juara BRI Super League ala Wulan Guritno

Berita Terbaru

Ekonomi

Rupiah kian terpuruk, Purbaya: Tak masuk akal, stres saya

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:50 WIB

Honda Super One - Honda

Otomotif

Honda Super One resmi dijual segini, cek spesifikasinya

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:55 WIB