Tatapan kosong kakak adik yatim ke rumahnya yang ambruk di Cikembar Sukabumi

- Redaksi

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tatapan kosong kakak adik yatim ke rumahnya yang ambruk di Cikembar Sukabumi - Marlina

Tatapan kosong kakak adik yatim ke rumahnya yang ambruk di Cikembar Sukabumi - Marlina

sukabumiheadline.com – Dua anak pria kakak adik yatim menatap kosong rumahnya yang ambruk di akibat sudah lapuk dan dipicu hujan yang mengguyur wilayah Sukabumi, Jawa Barat, dalam satu pekan terakhir, Sabtu (14/11/2025).

Peristiwa terjadi di Kampung Cihonje RT 004/005, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Salah seorang warga, Marlina, berharap kedua anak tersebut segera mendapatkan perhatian dan rumahnya segera dibangun ulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sing sabar ya, Wak. Mudah-mudahan menang gantina nu leuwih (yang sabar ya saudaraku, semoga mendapatkan gantinya yang lebih baik – red),” kata akun Ay Marlina dalam narasi video di media sosial.

Baca Juga :  Ruas Jalan Kabandungan Sukabumi, Hancur dan Tak Ada PJU

Kedua anak tersebut, Fadilah dan adiknya, tidak menjawab Marlina. Anak remaja masih jongkok sambil menatap kosong ke rumah yang ambruk. Sementara itu, adiknya berdiri di sebelahnya hanya menoleh ke Marlina., namun tidak berkata-kata.

Saat dikonfirmasi, Marlina mengatakan rumah tersebut ambruk karena sudah lapuk. Rumah yang sebagian besar material dari kayu itu dihuni dua yatim laki-laki. Saat ambruk, keduanya sedang berada di luar rumah.

Baca Juga :  Pergerakan Tanah, Rumah Warga Nyalindung Sukabumi Ambruk

“Memang rumahnya sudah lapuk. Untung kedua penghuninya selamat,” kata Marlina kepada sukabumiheadline.com, Ahad (15/11/2025) malam. Tonton video rumah ambruk di Cikembar, Sukabumi

Marlina tidak menjelaskan kenapa ayah kedua anak tersebut tidak tinggal bersama anak-anaknya.

“Kedua anak itu sudah tidak memiliki ibu, karena sudah meninggal dunia. Bapaknya tidak tinggal di situ,” pungkas Marlina.

Berita Terkait

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Berita Terbaru

Ilustrasi pria memegang senapan - sukabumiheadline..com

Sukabumi

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Sabtu, 7 Feb 2026 - 23:14 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131