sukabumiheadline.com – Terlahir dari keluarga petani, Endin memilih menjalankan usaha jual beli gabah. Takcukup sampai di situ, ia kini memiliki mesin penggilingan dan memproduksi beras lokal, hingga membuka toko beras.
Lelaki berusia 40 tahun warga Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, itu kini menjelma menjadi pengusaha beras dengan brand sendiri, Ratu Selatan.
Gabah lokal ia beli dari para petani di sekitar wilayah Pajampangan. Karenanya, ia percaya diri menggunakan brand sendiri karena kualitas dan rasanya yang tidak diragukan lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam menjalankan usahanya, Endin mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal. Puluhan sampai ratusan ton gabah dari petani sekitar Pajampangan ia serap.
“Pajampangan sebagai salah satu lumbung padi di Kabupaten Sukabumi, kita punya potensi padi yang bisa diolah menjadi beras berkualitas. Insya Allah Ratu Selatan beras lokal dengan rasa nasional,” bangganya kepada sukabumiheadline.com, Rabu (11/8/2021).
Endin merintis usaha berasnya tersebut sejak 2004, dari mulai menjalankan bisnisnya sendiri hingga kemudian dibantu dua orang karyawan.
Bahkan, ia kini sudah mempekerjakan 14 karyawan untuk melayani kebutuhan beras di dalam dan luar kota.
“Untuk pemasaran, dari mulai wilayah Pelabuhanratu hingga ke Ibu Kota Jakarta dan kota-kota besar lainnya,” pungkasnya.