Terungkap pemicu ledakan di kawasan IUP PT Antam UPBE Pongkor Bogor

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan penambang emas ilegal di Pongkor Bogor keracunan gas - Ist

Puluhan penambang emas ilegal di Pongkor Bogor keracunan gas - Ist

sukabumiheadline.com – Penyebab kepulan asap yang terjadi di kawasan izin usaha pertambangan (IUP) PT Aneka Tambang (Antam) UPBE Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Diperoleh informasi, kepulan asap diduga berasal akibat adanya bagian yang terbakar di dalam lubang tambang emas tersebut.

Hal itu diungkap oleh General Manager, Gold Mining Business Unit PT Antam UPBE Pongkor, Nilus Rahmat. Ia membantah bahwa asap muncul akibat ledakan seperti informasi yang beredar luas di masyarakat.

“Diduga berasal atau yang diindikasikan berasal dari terbakarnya kayu scalping atau kayu penyangga,” ujarnya, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (16/1/2026).

Kebakaran yang menimbukan kepulan asap tersebut memicu peningkatan konstrentasi gas yang mengandung gas karbon monoksida atau CO. Sehingga, kandungan gas karbon monoksida tersebut berada di atas ambang normal yang berbahaya bagi manusia.

“Ambang yang dianggap aman bagi manusia yaitu sebesar 25 PPM (Parts Per Million). Sedangkan pada saat kejadian nilai ukur itu mencapai 1200 PPM,” ungkapnya.

Namun, ia menegaskan bahwa dalam kejadian ini tidak ada karyawan PT Antam UPBE Pongkor yang menjadi korban. Pasalnya, pada saat kejadian sedang tidak ada aktivitas pertambangan dan area yang terbakar di level 600 meter di atas permukaan laut sudah tidak digunakan.

“Pada penanganan kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan seluruh karyawan antam yang bekerja pada saat itu. Seluruh karyawan berada dalam kondisi aman,” katanya.

Baca Juga :  5 Daerah Berhawa Paling Dingin di Jawa Barat, Sukabumi Urutan Kedua

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Sejumlah penambang emas ilegal di kawasan pertambangan emas Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dirawat akibat terkena gas beracun, Rabu (14/1/2026). Puluhan Penambang Tanpa Izin (PETI) dikabarkan mengalami keracunan gas massal saat beraktivitas di dalam lubang tambang.

Gas beracun tersebut diduga berasal dari asap mesin generator yang digunakan para penambang sebagai sumber penerangan di dalam lubang yang minim sirkulasi udara. Baca selengkapnya: Ngeri! Puluhan penambang emas ilegal di Pongkor Bogor keracunan gas

Berita Terkait

Helikopter dokter dan pasien, RSUD Jampang Kulon Sukabumi akan dilengkapi helipad
KDM: Lebaran opang, becak, angkot libur dua pekan
Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal
Zero waste to landfill: Dalam 10 laga Persib kelola 33,35 ton sampah di Stadion GBLA
Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak
Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten
Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan
Bye-bye seng, KDM siapkan aturan penggunaan ijuk, sirap, genteng

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 02:40 WIB

Helikopter dokter dan pasien, RSUD Jampang Kulon Sukabumi akan dilengkapi helipad

Sabtu, 21 Februari 2026 - 03:43 WIB

KDM: Lebaran opang, becak, angkot libur dua pekan

Kamis, 19 Februari 2026 - 03:30 WIB

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:00 WIB

Zero waste to landfill: Dalam 10 laga Persib kelola 33,35 ton sampah di Stadion GBLA

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:30 WIB

Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131