Wanita Sukabumi Pilih jadi Buruh Pabrik, GSBI: Pemkab Gagal!

- Redaksi

Senin, 5 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buruh wanita. | sukabumiheadline.com

Ilustrasi buruh wanita. | sukabumiheadline.com

SUKABUMIHEADLINE.com l Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi menilai pemerintah telah gagal dalam memanfaatkan potensi wilayah dan sumber daya manusia, terutama berkaitan dengan masalahan ketenagakerjaan.

Hal itu menyusul persoalan banyaknya wanita Sukabumi yang lebih memilih menjadi buruh pabrik lantaran berbagai faktor. Seperti faktor ekonomi, desakan kebutuhan, dan tak ada pilihan lain selain menjadi buruh pabrik.

“Ini bukti nyata gagalnya pemerintahan. Tata kelola sumber daya alam tidak jalan, potensi wilayah tak bisa dimaksimalkan. Akibatnya jadi seperti ini,” tegas Ketua GSBI Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin saat dihubungi sukabumiheadline.com, Senin, 5 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dadeng juga melihat pemerintah tak bisa mengembangkan potensi sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Maka permasalahan ini menjadi makanan empuk para kapitalis dan investor asing menguasai sumber-sumber kehidupan dan ekonomi di kita. Sukabumi yang tadinya wilayah yang agraris, agamis, sekarang jadi apa? Tidak jelas,” ungkapnya.

Berita Terkait

Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%
UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik
7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL
7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk
Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia
Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 12:00 WIB

Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%

Rabu, 23 September 2026 - 17:23 WIB

UU Pengaturan Reforma Agraria disahkan, SPI Sukabumi: Kado Hari Tani, jangan militeristik

Rabu, 23 September 2026 - 16:39 WIB

7 kronologi pelecehan seksual PNS Dishub Kabupaten Sukabumi terhadap 3 siswi PKL

Senin, 21 September 2026 - 01:30 WIB

7 penampakan Jembatan Cipamatutan Sukabumi: Lapuk, kumuh dan rawan ambruk

Rabu, 2 September 2026 - 09:00 WIB

Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Berita Terbaru

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi latihan militer calon manager Kopdes Merah Putih - sukabumiheadline.com

Regulasi

Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili

Senin, 28 Sep 2026 - 10:00 WIB

Bendera Persib Bandung - sukabumiheadline.com

Venue

Jadwal Persib Oktober: 7 pertandingan di 3 kompetisi

Senin, 28 Sep 2026 - 05:30 WIB