26.8 C
Sukabumi
Minggu, Juli 14, 2024

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Yakin Wanita Sukabumi Tak Minat Beli Yamaha QBIX 125? Intip Spesifikasi dan Harganya

sukabumiheadline.com l Yamaha QBIX 125 telah mengaspal...

Terobosan skuter matik murah tapi memikat Yamaha Jog 125, cek speknya

sukabumiheadline.com - Yamaha, produsen kendaraan roda dua...

Warga Sukabumi Berharap Hujan Segera Turun, Tapi di Jampang Tengah Malah Was-was

SukabumiWarga Sukabumi Berharap Hujan Segera Turun, Tapi di Jampang Tengah Malah Was-was

sukabumiheadline.com l JAMPANG TENGAH – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprediksi pada September 2023 merupakan puncak kemarau panjang. Dengan demikian, menurut perkiraan BMKG, Oktober tahun ini wilayah Sukabumi dan lainnya akan mulai diguyur hujan.

Meskipun bagi sebagian besar warga hujan merupakan berkah tersendiri, namun banyak pengendara di wilayah Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat justru merasa was-was apabila musim penghujan segera tiba.

Pasalnya menurut salah seorang warga, Satrio Setia, Jalan Provinsi di wilayahnya sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak dan hingga kini belum tersentuh perbaikan.

“Jalan Provinsi lintas Jampang Tengah – Cikembar, Pangleseran rusak parah. Sekarang saja musim kemarau, akibat jalan rusak ini sudah sangat merugikan kami sebagai pengguna jalan, apalagi kalau nanti musim hujan,” kata Satrio kepada sukabumiheadline.com, Ahad (24/9/2023).

“Yang paling parah di ruas Padabeunghar sampai ke Bojonghaur, kalau jenis sedan sudah pasti sulit untuk lewat karena selain banyak bolong, jalannya juga bergelombang,” keluhnya.

Satrio menyebut kerusakan jalan tersebut sudah hampir 10 tahun tidak diperbaiki.

“Ada sedikit sedikit diperbaiki, tapi jadi percuma karena banyak kendaraan bertonase berat yang lewat dalam 24 jam. Gak lama juga rusak lagi,” kata Satrio.

“Gimana mau diperbaiki, bupati saja kalau mau ke Jampang Tengah gak mau lewat sini,” tambahnya.

Satrio juga mengaku tidak tahu bagaimana koordinasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, sudah dua periode Bupati Sukabumi, Marwan Hamami tidak ada perbaikan jalan ke daerahnya.

“Bupati kalau mau ke Jampang aja memilih memutar lewat Sagaranten atau Palabuhanratu,” kata Satrio.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa (saat itu) Ridwan Kamil berjanji Jalan Provinsi di wilayah Jampang Tengah akan diperbaiki pada awal tahun 2024. Baca lengkap: Jalan Rusak di Jampang Tengah Sukabumi Diperbaiki Awal Tahun Depan

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer