sukabumiheadline.com – Salak (Salacca zalacca) adalah tanaman palma asli Indonesia yang dikenal dengan buah bersisik seperti ular, sehingga disebut snake fruit. Meskipun asli Indonesia, buah ini menyebar di Malaysia, Thailand, hingga Filipina.
Perbanyakan buah ini bisa dari biji atau anakan (cangkokan). Salak biasanya dipanen dua kali setahun (panen raya dan panen gadu). Tanaman ini tumbuh subur di iklim tropis, terutama Sumatera dan Kalimantan, menghasilkan buah yang bisa dikonsumsi langsung atau diolah, dengan varietas terkenal seperti Salak Pondoh dan Salak Bali.
Meskipun di Pulau Jawa buah ini tidak terlalu banyak ditanam, namun sejumlah daerah membudidayakan buah berbiji keras ini. Di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, misalnya, sejumlah petani di 15 kecamatan membudidayakan tanaman ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kecamatan penghasil buah salak di Sukabumi
Dikutip sukabumiheadline.com dari data Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi yang telah diperbarui Badan Pusat Statistik, Februari 2026, berikut adalah daftar kecamatan dan produksi salak di Sukabumi dalam satu tahun (2025 – Februari 2026).
- Gunungguruh: 5 kuintal
- Bantargadung: 20 kuintal
- Waluran: 23 kuintal
- Nagrak: 45 kuintal
- Jampang Kulon: 50 kuintal
- Caringin: 68 kuintal
- Bojonggenteng: 84 kuintal
- Cisolok: 80 kuintal
- Cibadak: 138 kuintal
- Kabandungan: 360 kuintal
- Kalapanunggal: 455 kuintal
- Cidolog: 660 kuintal
- Ciambar: 1.780 kuintal
- Cikidang: 2.775 kuintal
- Lengkong: 4.142 kuintal
Dengan demikian, total produksi salak dari kabupaten ini mencapai 10.685 kuintal atau 1.068,5 ton per tahun.
Karakteristik tanaman
- Jenis: Tumbuhan palma yang tumbuh berumpun, hampir tidak berbatang, dengan pelepah daun yang rapat dan berduri.
- Daun: Majemuk menyirip, panjang, dengan tangkai, pelepah, dan anak daun yang berduri.
- Batang: Menjalar di bawah atau di atas tanah (rimpang), tidak berkayu.
- Tinggi: Bisa mencapai 4,5 hingga 7 meter, tetapi umumnya tidak lebih dari 4,5 meter.
- Habitat: Tanaman ini di dataran rendah hingga ketinggian 500 mdpl, tanah subur dan gembur dengan pH 6-7.
Buah salak berkulit coklat kehitaman dengan sisik yang tersusun rapi, daging buah berwarna putih kekuningan, dengan biji coklat kehitaman. Sedangkan rasanya bervariasi tergantung varietas, dari manis dominan (Pondoh) hingga manis-asam (Bali).
Manfaat dan olahan
Buah segar yang biasanya diolah menjadi manisan, atau dikeringkan. Daging buah dan kulit salak memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, dan manfaat lainnya. Selain buahnya, tanaman salak juga memiliki potensi manfaat farmakologis sebagai antioksidan dan lainnya.









