2 Tahun Berlalu, Apa Kabar Tol Cibadak-Palabuhanratu Sukabumi? Ini 5 Infonya

- Redaksi

Senin, 28 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jalan tol. l Kementerian PUPR

Ilustrasi jalan tol. l Kementerian PUPR

SUKABUMIHEADLINE.com l CIBADAK – Jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu ramai pemberitaan akan dimulai pembangunannya pada dua tahun silam, atau pada akhir tahun 2020. Tak pelak, masyarakat pun antusias menyambut kabar baik tersebut.

Warga Sukabumi, Palabuhanratu khususnya, Palabuhanratu, menyambut kabar tersebut karena diyakini bisa mendongkrak perekonomian warga, terutama di sektor pariwisata.

Kini, dua tahun sudah keriuhan kabar pembangun Jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu pun berlalu. Lantas, bagaimana kelanjutannya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut 5 info seputar rencana pembangunan jalan berbayar yang akan menjadi jalan tol terindah di Indonesia tersebut, dirangkum sukabumiheadline.com dari berbagai sumber.

1. Tol Cibadak-Palabuhanratu

Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menggelar konsultasi publik secara virtual tentang rencana pembangunan Jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (18/12/2020).

Jika tak ada aral, wacana proyek yang diyakini dapat mengurai kemacetan poros Utara dan selatan wilayah Kabupaten Sukabumi akan dimulai Desember 2020.

Dalam paparannya, BUJT menyebutkan bahwa jalan tol yang dikelola BUJT PT Trans Jabar Tol tersebut untuk memperlancar distribusi barang dan jasa. Sehingga, bisa menurunkan biaya logistik.

Selain itu, juga mendukung pengembangan potensi ekonomi di kawasan Sukabumi yang selama ini terhambat akibat keterbatasan aksesibilitas.

Namun, hingga menjelang April 2022, kabar tersebut kembali menghilang. Padahal, dalam pertemuan tersebut Jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu dijanjikan akan dimulai Desember 2020.

Sekadar informasi, BUJT adalah badan hukum yang bergerak di bidang pengusahaan jalan tol. Pengusahaan jalan tol adalah kegiatan yang meliputi pendanaan, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian, dan/atau pemeliharaan jalan tol yang dilakukan oleh Pemerintah dan/atau Badan Usaha.

2. Sepanjang 35 Kilometer, Dibangun 4 Seksi

Pembangunan Jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu sepanjang 34 kilometer dengan jalur as bentangan kanan dan kiri masing-masing 100 meter tersebut, rencananya akan dibagi menjadi empat seksi.

Dalam konsultasi publik, BUJT sendiri menyebut jika ruas Tol Cibadak-Palabuhanratu diproyeksikan akan selesai pada 2024 mendatang.

3. Jalan Tol Terindah di Indonesia

Jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu akan menjadi tol terindah di Indonesia, mengingat kontur wilayah yang dilintasinya terdapat banyak bukit dan lembah. Selain itu, tol ini juga akan menembus area perkebunan dan hutan. Belum lagi pemandangan gunung dan perbukitan yang memesona mata.

Jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu ini, selain untuk mengkoneksikan wilayah selatan dengan utara, sekaligus menjadi akses utama menuju Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

4. Setahun Kemudian, Baru Sampai Tahap Pemotretan Udara

Namun, rencana pembangunan Jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu, hingga setahun kemudian, Desember 2021, baru sampai tahapan aerial surveying (fotogrametri) atau pemetaan foto udara peta jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu. Pemotretan tersebut merupakan bagian dari proses awal perencanaan projek pembuatan peta jalan tol dari Cibadak-Palabuhanratu.

Selain pemotretan oleh tim udara, juga dilakukan pengukuran dan pemasangan patok oleh tim darat. Proses tersebut merupakan pra pembuatan peta jalan tol.

5. Marwan: Sudah Jalan, Tak Perlu Dilobi

Sementara, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, pembangunan Jalan Tol Cibadak-Palabuhanratu masih menunggu seksi dua Tol Bocimi selesai. “Tunggu sesi dua (Bocimi, red) beres dulu,” kata Marwan, pada Senin (24/1/2022), dikutip dari tribunnews.com.

Disinggung rencana untuk melobi penyelesaian seksi dua Bocimi, Marwan mengatakan, perencanaan pembangunan sudah berjalan. Sehingga tidak memungkinkan untuk melobi. “Kalau dilobi sekarang, perencanaannya sudah berjalan.”

Padahal, diberitakan sukabumiheadline.com, pembangunan Tol Bocimi Seksi 2 tidak lagi menjadi prioritas Pemerintah Pusat pada tahun 2022.

Berita Terkait

Sukabumi-Pangandaran: Jalan poros selatan segera dibangun Pemprov Jabar
5+2 masalah sosial di Sukabumi, dari kemiskinan, pengangguran hingga lesbian
IDG: Tanpa bantuan pendapatan wanita Sukabumi, keluarga di kabupaten/kota bermasalah
Jumlah Gen Alpha Sukabumi: Karakteristik dan tantangan si pembawa perubahan
10 kecamatan paling tidak ideal di Sukabumi menurut standar WorldoMeters
Pendapatan Pemkab Sukabumi dari pajak pertambangan dan perkebunan, tak sebanding kerugian
Sepak terjang Andrie Yunus, Pembela HAM alumni SMAN 1 Cicurug Sukabumi disiram air keras
BPS: Warga Kabupaten Sukabumi hanya belanjakan Rp41 ribu untuk pakaian per orang

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 00:01 WIB

Sukabumi-Pangandaran: Jalan poros selatan segera dibangun Pemprov Jabar

Kamis, 23 April 2026 - 13:50 WIB

5+2 masalah sosial di Sukabumi, dari kemiskinan, pengangguran hingga lesbian

Rabu, 22 April 2026 - 15:31 WIB

IDG: Tanpa bantuan pendapatan wanita Sukabumi, keluarga di kabupaten/kota bermasalah

Sabtu, 18 April 2026 - 01:00 WIB

Jumlah Gen Alpha Sukabumi: Karakteristik dan tantangan si pembawa perubahan

Jumat, 17 April 2026 - 00:54 WIB

10 kecamatan paling tidak ideal di Sukabumi menurut standar WorldoMeters

Berita Terbaru

Ilustrasi buah semangka utuh dan dipotong - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Membanding produksi semangka Sukabumi, Indonesia dan dunia

Senin, 27 Apr 2026 - 15:53 WIB

Ilustrasi masyarakat antre elpiji 3 kg - sukabumiheadline.com

Regulasi

Terbaru, ini 4 kelompok masyarakat boleh beli elpiji 3 kg

Senin, 27 Apr 2026 - 12:55 WIB