30 kecamatan penghasil jengkol di Sukabumi, Jawa Barat surganya

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi memetik jengkol dari pohonnya - eukabumiheadline.com

Ilustrasi memetik jengkol dari pohonnya - eukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Jawa Barat merupakan salah satu produsen jengkol terbesar di Indonesia, provinsi ini konsisten menghasilkan ribuan ton per tahun, yakni 19.763 ton menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023.

Jumlah tersebut sekaligus menempatkan Tatar Pasundan sebagai provinsi terbesar kedua secara nasional dalam hal produksi jengkol. Posisi 1 ditempati Sumatera Barat, provinsi ini memproduksi sekitar 21.295 ton jengkol dalam satu tahun.

Sentra utama budidaya jengkol di Jawa Barat tersebar di Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Bogor, Cianjur, dan Purwakarta, dengan Ciamis sebagai penghasil tertinggi dengan ribuan ton per tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan, Kabupaten Sukabumi jauh di bawah kelima kabupaten tersebut, yakni hanya 294,1 ton per tahun.

Produksi jengkol di Sukabumi 

Sementara itu, produksi jengkol di Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu komoditas hortikultura yang potensial, dengan hasil mencapai ribuan kuintal per tahun.

Wilayah seperti Waluran, Ciemas, Ciracap, dan Surade menjadi sentra budidaya dengan kontribusi signifikan. Produksi jengkol di daerah ini didukung oleh permintaan stabil dan menjadi menu favorit lokal.

Total produksi jengkol di Kabupaten Sukabumi mencapai 2.941 kuintal (294,1 ton) pada 2020, dengan Kecamatan Waluran menonjol dengan produksi tinggi, diikuti oleh Ciemas, Ciracap, dan Surade.

Baca Juga :  Dasar pencopotan Marwan Hamami dan profil Denas, PLT Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi

Lalu pada 2023, naik menjadi 6.224,53 kuintal atau 622,453 ton. Namun pada 2025, produksi jengkol Sukabumi anjlok menjadi hanya 876,25 kuintal atau 87,625 ton.

Berikut sebaran kecamatan penghasil jengkol di Kabupaten Sukabumi, dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (6/2/2026), dari data Statistik Pertanian Hortikultura (SPH), Badan Pusat Statistik (BPS) per 10 Juni 2025.

  1. Ciemas: 110 kuintal
  2. Ciracap: 60 kuintal
  3. Waluran: 535 kuintal
  4. Surade: 41 kuintal
  5. Cibitung: 5 kuintal
  6. Jampang Kulon: 31 kuintal
  7. Cimanggu: 82 kuintal
  8. Kalibunder: 59 kuintal
  9. Tegalbuleud: 25 kuintal
  10. Sagaranten: 300 kuintal
  11. Cidadap: 946 kuintal
  12. Pabuaran: 380 kuintal
  13. Lengkong: 604 kuintal
  14. Palabuhanratu: 20 kuintal
  15. Simpenan: 116 kuintal
  16. Warungkiara: 74,5 kuintal
  17. Bantargadung: 166 kuintal
  18. Purabaya: 146 kuintal
  19. Cisaat: 100 kuintal
  20. Cibadak: 1.888 kuintal
  21. Caringin: 234 kuintal
  22. Ciambar: 1.300 kuintal
  23. Cicurug: 375 kuintal
  24. Cidahu: 90 kuintal
  25. Parakansalak: 120 kuintal
  26. Parungkuda: 490 kuintal
  27. Kalapanunggal: 20 kuintal
  28. Cisolok: 275 kuintal
  29. Cikakak: 115 kuintal
  30. Kabandungan: 55 kuintal

Sehingga, total dari Kabupaten Sukabumi hasilkan 8.762,5 kuintal atau 87,625 ton pada tahun lalu.

Berita Terkait: Bukan sekadar lalap, ini 13 manfaat luar biasa jengkol untuk kesehatan

Fakta produksi kengkol di Jawa Barat

Buah jengkol - sukabumiheadline.com
Buah jengkol – sukabumiheadline.com

Bogor dan Cianjur, dikenal sebagai salah satu daerah penghasil jengkol terkemuka di Jawa Barat, yang merupakan provinsi penghasil jengkol terbesar kedua di Indonesia.

Baca Juga :  Kereta wisata KA Jaka Lalana mulai 14 Desember, Kabupaten Sukabumi tidak siap

Sentra Produksi: Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Bogor, Cianjur, dan Purwakarta adalah daerah penghasil utama. Ciamis bahkan dijuluki sebagai salah satu “surganya” jengkol di Jawa Barat.

Jumlah Produksi: Pada 2023, produksi jengkol di Jawa Barat mencapai 19.763 ton, menunjukkan peningkatan yang stabil dan konsisten setiap tahunnya. Sementara data dua tahun sebelumnya, menunjukkan angka produksi mencapai lebih dari 161.000 kuintal (16.110 ton) pada 2021.

Penyebaran: Pohon jengkol di Jawa Barat tumbuh baik, baik melalui budidaya maupun tumbuh secara alami di lahan perkebunan dan pekarangan.

Permintaan: Konsumsi jengkol yang tinggi, terutama sebagai menu wajib di warung makan Sunda, membuat permintaan stabil di pasar tradisional maupun modern.

Daerah penghasil tertinggi jengkol (2021)

Berikut adalah 5 kabupaten penghasil jengkol di Jawa Barat, dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (6/2/2026), dari data Badan Pusat Statistik (BPS):

  1. Kabupaten Ciamis: 54.705 kuintal.
  2. Kabupaten Tasikmalaya: 27.743 kuintal.
  3. Kabupaten Bogor: 15.973 kuintal.
  4. Kabupaten Cianjur: 13.444 kuintal.
  5. Kabupaten Purwakarta: 12.515 kuintal.

Budidaya jengkol di Jawa Barat semakin intensif dengan dukungan program penyuluhan dari dinas pertanian.

Berita Terkait

15 kecamatan penghasil buah salak di Sukabumi, 1.000 ton buah bersisik kaya serat
32 kecamatan penghasil 332 ton buah nenas Sukabumi, tak sekadar enak
Menghitung jumlah rumah makan Sunda di Sukabumi, antara peluang dan tantangan
Kecamatan penghasil kakao Sukabumi dan 11 kabupaten produsen cemilan para dewa di Jawa Barat
Lumbung padi di Jawa Barat: Indramayu juara, Sukabumi 5 besar
10 ribu ton! 38 kecamatan penghasil kacang panjang di Sukabumi, kaya protein nabati, vitamin, dan mineral
Membanding produksi daging kerbau, sapi, kambing, domba dan babi di Sukabumi
Daftar kecamatan penghasil petai Sukabumi, produksi ribuan ton

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:56 WIB

15 kecamatan penghasil buah salak di Sukabumi, 1.000 ton buah bersisik kaya serat

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:00 WIB

Menghitung jumlah rumah makan Sunda di Sukabumi, antara peluang dan tantangan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

Kecamatan penghasil kakao Sukabumi dan 11 kabupaten produsen cemilan para dewa di Jawa Barat

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:27 WIB

Lumbung padi di Jawa Barat: Indramayu juara, Sukabumi 5 besar

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:19 WIB

10 ribu ton! 38 kecamatan penghasil kacang panjang di Sukabumi, kaya protein nabati, vitamin, dan mineral

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131