38 Orang Jualan Barang Haram Senilai Rp781 Juta di Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 23 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY. Zainal Abidin memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba. l Istimewa

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY. Zainal Abidin memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Penyalahgunaan narkoba periode Januari hingga Maret 2023 berhasil diungkap. Demikian diungkap Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY. Zainal Abidin saat memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil pengungkapan kasus kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa (21/3/2023).

Zainal menyebut, dalam kurun waktu Triwulan pertama tahun 2023 tersebut, sedikitnya 28 kasus penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan berhasil diungkap Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota dengan mengamankan 37 tersangka dan barang bukti narkoba berupa 453,56 gram Sabu, 229,28 gram ganja serta 11.221 butir obat keras terbatas jenis Tramadol HCI dan Hexymer.

Dari 28 pengungkapan kasus tindak pidana narkoba tersebut, Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 3 buah alat hisap (bong), 8 unit timbangan digital, 37 unit telepon genggam, 2 buah kartu ATM dan uang tunai sebesar 1.240.000,- (Satu Juta Dua Ratus Empat Puluh Ribu) Rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zainal mengatakan, pengungkapan kasus yang dilakukan jajarannya merupakan upaya cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan 1444 H.

Baca Juga :  Makin Meresahkan! Maling Domba Kembali Beraksi di Nagrak Sukabumi

“Kegiatan yang dilakukan Satnarkoba ini merupakan salah satu cipta kondisi Polres Sukabumi Kota menjelang bulan suci Ramadhan yang kami tingkatkan pada Satu bulan terakhir ini,” kata Zainal.

“Diharapkan kontribusi yang kami laksanakan ini bisa memberikan hal yang positif terhadap situasi bulan suci Ramadan agar masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan aman dan tentram,” sambungnya.

Zainal juga menyampaikan, dari berbagai kasus tindak pidana narkoba yang berhasil diungkap, pengungkapan kasus peredaran narkoba di kawasan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nyomplong Sukabumi dengan modus Bakso menjadi salah satu kasus atensi.

“Pada tanggal 22 Februari sekitar jam 9 malam, Sat Narkoba berhasil mengamankan seorang tersangka dengan inisial MIM alias K di sekitar Lapas Nyomplong yang diduga tersangka ini melemparkan sebuah barang berupa Dua buah Bakso yang masing-masing berisikan beberapa paket narkoba jenis sabu ke dalam Lapas,” ujar Zainal.

“Dari peristiwa tersebut, kami melakukan pengeledahan di sebuah rumah hingga berhasil mendapatkan 19 paket kecil narkoba jenis sabu dan 7 bungkus ukuran sedang berisikan narkoba jenis sabu,” pungkasnya.

Dari pengungkapan kasus tindak pidana narkoba tersebut, Zainal menyebut jajarannya berhasil mencegah peredaran narkoba senilai hampir ratusan juta Rupiah dan menyelamatkan hingga belasan ribu jiwa.

Baca Juga :  9 Tahun Kerja di Bank, Herry Memilih jadi Pelatih Muay Thai di Sukabumi

“Dari sejumlah barang bukti yang berhasil kita sita ini bila diuangkan adalah senilai 781.450.000 Rupiah dan berhasil menyelamatkan warga hingga 12.400 jiwa,” sebut Zainal.

“Terhadap ke 37 tersangka tersebut diterapkan pasal 111 (1), 112 (1), 112 (2), 114 (1) dan (2) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 12 tahun hingga seumur hidup serta pasal 196, 197 Undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 12 tahun,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, Polri senantiasa membutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat dalam pemberantasan narkoba maupun obat berbahaya khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Kami tetap membutuhkan dukungan masyarakat yang ingin memberikan informasi peredaran narkoba dan obat berbahaya, baik secara langsung maupun melalui media sosial dan menghubungi pihak Kepolisian ke nomor hotline yang sudah kami persiapkan di program Bebeja Ka Polres dengan nonor 082126054961.” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131