5 Fakta Bareskrim Polri Sita 2 SPBU di Sukabumi Milik Anggota DPRD Jawa Barat

- Redaksi

Kamis, 25 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyitaan barang bukti kasus penipuan, dua SPBU di Sukabumi. l Istimewa

Penyitaan barang bukti kasus penipuan, dua SPBU di Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Badan Reserse dan Kriminal, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri) melakukan penyitaan terhadap dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Cikidang dan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Penyitaan sempat membuat warga dan pedagang di area SPBU mengaku kaget karena dilakukan secara tiba-tiba.

Berikut 5 fakta diperoleh sukabumiheadline.com berdasarkan penelusuruan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Penyitaan Dilakukan oleh Bareskrim Polri 

Sejumlah anggota kepolisian dan sipil mendatangi dua lokasi SPBU di Kecamatan Cikidang dan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/8/2022).

Pantauan di lapangan, mereka mengikatkan sebuah banner di pagar SPBU.

“Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Cibadak dengan Nomor 378/Pen.pid/2022/Pn Cbd tanggal 8 Juli 2022 Tanah dan Bangunan Ini Disita oleh Dittipideksus Bareskrim Polri,” demikian bunyi tulisan pada banner tersebut.

2. Penyitaan di SPBU 34.433.16

Penyitaan terhadap SPBU Cikidang, diakui Pengawas SPBU 34.433.16 Cikidang, Budiman. Ia mengaku kaget dengan kedatangan Dittipideksus Bareskrim Polri tersebut karena tidak ada informasi sebelumnya.

“Ya, kaget sebelumnya tidak ada informasi,” kata Budiman. Kamis (25/8/2022).

Budiman menambahkan, sebagai Pengawas, ia tidak mengetahui pasti penyebab terjadinya penyitaan SPBU yang selama ini diawasinya. Namun, diakuinya layanan SPBU terhadap masyarakat dan pengendara masih berjalan normal.

“Kronologinya kurang tahu, dan tidak ada pemberitahuan ada persoalan apa. Kata pemilik SPBU ini, agar mengikuti sesuai arahan polisi saja. Tidak ada pertanyaan apa-apa dari Bareskrim,” jelasnya.

3. Penyitaan di SPBU 34.433.08

Sementara itu, di lokasi terpisah, Pengawas SPBU 34.433.08 Bagbagan yang berada di Jalan Bagbagan – Citarik, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu Asep Herman juga mengaku sempat kaget.

Pasalnya, diakui Asep, kedatangan personel kepolisian tersebut tidak ada pemberitahuan kepada pegawai di lokasi.

Namun, Asep mengakui bahwa kedatangan para personel kepolisian dari Bareskrim terkait penyitaan SPBU secara administrasi.

“Adapun untuk jual beli tetap berjalan. Kalau nanti ada penutupan, tidak tahu karena itu urusan owner. Tadi ada datang dari Bareskrim, ya sudah saya jalani proses yang ada, ikuti aja,” timpalnya.

Asep mengaku sempat melakukan komunikasi dengan pihak owner SPBU tempatnya bekerja.

“Ada komunikasi dengan owner, tadi pas ada dari Bareskrim. Kata owner, turuti aja proses administrasinya. Itu aja,” ucapnya.

4. Pengakuan Warga di Sekitar SPBU dan Stok BBM Sering Kosong

Sejumlah warga di sekitar lokasi dua SPBU, yakni di Cikidang Jalan Cipetir, Desa Cicareuh dan SPBU Jalan Citarik Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu,  dikejutkan dengan adanya sejumlah orang dan petugas kepolisian memasang spanduk di pagar dua SPBU tersebut.

Seperti diungkapkan warga Cikidang, Nurhayati (38) yang mengaku kaget tiba-tiba banyak orang dan Polisi di sekitar SPBU Cikidang berjaga jaga, kemudian memasang spanduk di pagar SPBU.

Gak tahu, saya kaget tidak tahu ada apa, itu barusan dipasang spanduk apa banner yang tulisannya disita. Kurang tahu penyebabnya apa,” ujarnya.

Nurhayati menjelaskan jika dirinya sudah lama berjualan di sekitar SPBU Cikidang, sehingga mengetahui mulai beroperasinya. Menurutnya SPBU Cikidang sudah beroperasi sejak tiga tahun lalu dan setiap harinya beroperasi seperti biasa.

“Saya jualan di sini sudah dua tahun, tapi gak tahu punya siapa. Katanya pribadi ini mah. Setiap hari buka, namun memang jarang ada bensinnya di sini,” jelasnya.

5. Milik Anggota DPRD Jawa Barat

Saat akan dilakukan konfirmasi terkait penyitaan dua SPBU tersebut, personel Dittipideksus Bareskrim Polri tidak bersedia memberikan keterangan detail terkait penyitaan.

Hal itu karena menurutnya, kewenangan untuk menjelaskan ada di Humas Bareskrim Mabes Polri.

Namun, dari informasi yang dihimpun sukabumiheadline.com, SPBU tersebut merupakan milik mantan Ketua DPRD Jawa Barat berinisial IS yang kini masih menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Barat, dan istrinya berinisial EK.

Berita Terkait

Garis Kemiskinan, jumlah dan persentase warga miskin Kabupaten Sukabumi 5 tahun terakhir
10 ribu lebih temuan baru TBC di Kabupaten Sukabumi, Cicurug terbanyak
Ratusan temuan baru AIDS di Kabupaten Sukabumi, dari Ciracap, Cisaat hingga Kabandungan
Wacana tertibkan lahan HGU di Sukabumi, Fraksi Rakyat: Untuk siapa? 10 tahun tak serius
5 negara, provinsi, kabupaten dan kecamatan di Sukabumi konsumsi listrik terbesar
Tak hanya terluas, Kabupaten Sukabumi punya kecamatan dan masjid terbanyak
Segini luas dan jumlah penduduk 21 kecamatan CDOB Kabupaten Sukabumi Utara
Hitung IKK dan Indeks Keparahan Kemiskinan Kabupaten Sukabumi 5 tahun terakhir

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 03:44 WIB

Garis Kemiskinan, jumlah dan persentase warga miskin Kabupaten Sukabumi 5 tahun terakhir

Kamis, 28 Mei 2026 - 04:00 WIB

10 ribu lebih temuan baru TBC di Kabupaten Sukabumi, Cicurug terbanyak

Senin, 25 Mei 2026 - 01:34 WIB

Ratusan temuan baru AIDS di Kabupaten Sukabumi, dari Ciracap, Cisaat hingga Kabandungan

Selasa, 19 Mei 2026 - 03:12 WIB

Wacana tertibkan lahan HGU di Sukabumi, Fraksi Rakyat: Untuk siapa? 10 tahun tak serius

Senin, 18 Mei 2026 - 04:13 WIB

5 negara, provinsi, kabupaten dan kecamatan di Sukabumi konsumsi listrik terbesar

Berita Terbaru

Logo PT Solusi Sinergi Digital - Ist

Bisnis

WIFI milik adik Prabowo jual internet Rp100.000

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:28 WIB