SUKABUMIHEDLINES.com l PALABUHANRATU – Sejumlah harga ikan laut konsumsi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dermaga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mulai naik dua pekan jelang Lebaran Idul Fitri 1443 H atau 2022 M.
Kenaikan harga ikan laut konsumsi tersebut diungkapkan beberapa pedagang akibat hasil tangkapan ikan dari nelayan tidak bertambah.
Tidak hanya itu, sebagian nelayan memilih tidak turun melaut karena puasa, ditambah di bulan Ramadhan 1443 H ini pembeli mulai ramai setelah tahun tahun sebelumnya sepi akibat pandemi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ade Gempar (52) pedagang ikan di TPI Dermaga Palabuhanratu, mengungkapkan kenaikan harga ikan laut konsumsi sudah naik sejak sebelum memasuki bulan ramadan 1443 H/2022 M.
“Tidak terlalu signifikan dan menurut saya masih standar, hari ini harga ikan sedikit meningkat (naik),” ungkapnya kepada sukabumiheadlines.com, Rabu (21/4/2022).
“Sebenarnya nelayan di sini hanya libur tiga hari saat awal puasa, setelah itu seperti biasa kembali melaut sesuai dengan kondisi. Tidak semua turun melaut karena puasa, ini berpengaruh terhadap hasil tangkapan nelayan. Kalau pembeli cukup ramai di bulan Ramadhan ini, makanya harga ikan naik,” terangnya.
Sementara itu, pedagang ikan lainnya Cepiaya (41) menambahkan, kenaikan harga terjadi pada ikan layur size besar Rp70 ribu per kg, naik Rp10 ribu per kg, dari harga sebelumnya Rp 60ribu per kg, Ikan tongkol Rp25 ribu dari Rp20 ribu per kg.
Dan ikan Etemenan Rp35 ribu per kg, dari sebelumnya Rp25 – Rp30 ribu per kg, ikan cumi cumi Rp35 ribu per kg sebelumnya Rp30 ribu per kg, baby tuna Rp25 ribu sebelumnya Rp23 ribu per kg.
“Kalau secara keseluruhan, alhamdulillah pasokan ikan di TPI Dermaga Palabuhanratu untuk konsumsi masih aman sampai lebaran nanti,” timpalnya.
“Mudah mudahan harga ikan laut pas mendekati Lebaran nanti gak naik lagi, dan masyarkat banyak membeli ikan,” tandasnya.