Mengintip dua kebun alpukat di Cidahu Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebun Alpukat Cidahu Ayeuna - Ist

Kebun Alpukat Cidahu Ayeuna - Ist

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menghasilkan total 46.769,03 kuintal atau sekira 46,7 ton buah alpukat per tahun, menurut data 10 Juni 2025.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, dari total 46,7 ton, 100 kuintal di antaranya dihasilkan dari kebun alpukat di Kecamatan Cidahu. Baca selengkapnya: Alpukat Sukabumi dihasilkan 42 kecamatan ini, kenali kandungan gizi dan manfaatnya

Di Cidahu sendiri terdapat dua kebun alpukat, yakni Kebun Alpukat Cidahu Ayeuna di Desa Girijaya, dan Kebun Alpukat AKU di Desa Tangkil. Selain dua kebun tersebut, di Cidahu juga terdapydua kebun lainnya, yakni di Desa Cidahu, dan di kawasan Villa Alpukat Cidahu di Jl. Legok Nyenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Indonesia nomor 4 penghasil alpukat terbesar di dunia, berapa dari Sukabumi?

Kebun Alpukat Cidahu Ayeuna

 

Hasil panen Kebun Alpukat Cidahu Ayeuna - Ist
Hasil panen Kebun Alpukat Cidahu Ayeuna – Ist

Kebun Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Kebun alpukat ini terletak di kaki Gunung Salak. Dari pantauan sukabumiheadline.com, Selain menghampar luas dan menyajikan pemandangan indah, kebun ini juga menghasilkan alpukat unggulan dengan daging buah yang tebal.

Salah seorang pengunjung, merekomendasikan kebun ini sebagai agrowisata untuk keluarga.

“Kebun alpukat di bawah kaki Gunung Salak, view bagus, recommended untuk rekreasi bersama keluarga,” kata Arif Priyanto.

“Adem, tempat luas dan nyaman, serta lingkungannya bersih,” timpal pengunjung lainnya, Fikri Alfadhli.

Baca Juga: 25 jenis buah dihasilkan dari Kabupaten Sukabumi, dari alpukat hingga jengkol

Kebun Alpukat AKU

Ilustrasi petani sedang memetik buah alpukat - sukabumiheadline.com
Ilustrasi petani sedang memetik buah alpukat – sukabumiheadline.com

Selain itu, kebun alpukat lainnya di kawasan Cidahu, ada di Desa Tangkil. Kebun ini telah dikembangkan dengan penanaman bibit unggul jenis Alpukat Miki sejak awal 2022.

Program yang digagas organisasi nirlaba Agen Kebaikan Umat (AKU) ini difokuskan untuk meningkatkan potensi pertanian lokal dengan bibit berkualitas yang mampu beradaptasi baik di wilayah tersebut.

Di sini, fokus utama pada jenis Alpukat Miki, yang dikenal unggul dan produktif. Pengembangan ini bertujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan ekonomi lokal. Saat ini pohon-pohon tersebut seharusnya sudah mulai memasuki masa produktif atau berbuah.

Berita Terkait

Warga Jawa Barat, BBB 2026 mulai digelar, pasar kreatif penggerak UMKM
Menghitung produksi susu sapi dan kambing di Sukabumi serta kandungan gizinya
Tren penurunan kredit UMKM Sukabumi di bank umum 3 tahun terakhir
Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok
Batik hingga bumerang, ini 13 produk UMKM Sukabumi dikenal di mancanegara
Produksi daging dan populasi kambing di Sukabumi, ini kandungan gizi ternak para Nabi
Sukabumi berapa? Ciamis terbanyak populasi kambing di Jabar
10 kabupaten dengan populasi sapi terbesar di Jabar, Cianjur nomor 1, Sukabumi berapa?

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:21 WIB

Warga Jawa Barat, BBB 2026 mulai digelar, pasar kreatif penggerak UMKM

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:13 WIB

Menghitung produksi susu sapi dan kambing di Sukabumi serta kandungan gizinya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:08 WIB

Tren penurunan kredit UMKM Sukabumi di bank umum 3 tahun terakhir

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:55 WIB

Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok

Senin, 1 Juni 2026 - 03:00 WIB

Batik hingga bumerang, ini 13 produk UMKM Sukabumi dikenal di mancanegara

Berita Terbaru

Ilustrasi mobil operasional SPPG program MBG - sukabumiheadline.com

Regulasi

Insentif SPPG Rp6 juta per hari ditata ulang

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:52 WIB