Prediksi Puncak Arus Mudik di Sukabumi, Kendaraan Besar Diminta Patuhi Aturan

- Redaksi

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kemacetan lalu lintas. l sukabumiheadlines.com

Ilustrasi kemacetan lalu lintas. l sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINES.com l CIKOLE – Satu pekan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota memprediksi puncak arus mudik di wilayah Sukabumi, Jawa Barat pada 29 dan 30 April 2022 atau pada H-3 serta H-2 Lebaran 1443 Hijriah.

“Prediksi puncak arus mudik ini setelah kami melakukan koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar terkait persiapan menyambut musim mudik Lebaran 2022,” kata Kasatlantas Polres Sukabumi Kota AKP Tejo Reno Indratno, Rabu (27/4/2022), dikutip sukabumiheadlines.com dari antaranews.com, Kamis (28/4/2022) pagi.

Menurut Tejo, meskipun puncak arus mudik akan terjadi di pekan terakhir April 2022, pihaknya tetap melakukan berbagai pengamanan dan pelayanan, karena beberapa sekolah, kantor dan perusahaan sudah memberikan libur dan cuti bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karenanya, kemungkinan ada beberapa masyarakat baik dari dalam maupun luar wilayah hukum Polres Sukabumi Kota memilih mudik lebih awal.

Tejo menambahkan antisipasi terjadinya kepadatan atau pun kemacetan saat arus mudik, di beberapa lokasi akan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas.

Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan cara mengalihkan kendaraan ke berbagai jalur untuk mengurai kepadatan, serta mengimbau kepada pengemudi, pengusaha maupun perusahaan kendaraan berat agar mematuhi Surat Edaran Kemenhub RI terkait larangan kendaraan yang beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Kita fokuskan rekayasa arus lalu lintas di lokasi jalur keluar dan masuk wilayah Kota Sukabumi serta pusat-pusat keramaian seperti di jalur timur atau jalur Sukaraja dan Sukalarang terdapat dua titik yakni di Bundaran Sukaraja dan di pertigaan Selakaso, Kecamatan Cibeureum,” jelas Tejo.

“Kemudian jalur barat tepatnya di Kecamatan Cisaat sekitar Alun-Alun Cisaat yang akan memasuki wilayah kabupaten,” imbuhnya.

Berita Terkait

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Berita Terbaru

Ilustrasi Bhabinkamtibmas dan Babinsa dilibatkan menagih pajak - sukabumiheadline.com

Regulasi

TNI dan polisi dilibatkan tagih pajak ke warga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:39 WIB

Ilustrasi kawasan Chinatown - sukabumiheadline.com

Kultur

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:01 WIB