Innalillahi, Pedagang Skoteng Tewas Ditusuk Samurai di Cibatu Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 18 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HJ, pedagang skoteng korban penusukan. l Istimewa

HJ, pedagang skoteng korban penusukan. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Peristiwa penusukan hingga mengakibatkan jatuh korban jiwa terjadi di Jalan Raya Cibatu Desa Cisaat, tepatnya di seberang Pasar Induk Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 17 Juli 2021, petang sekira pukul 18.30 WIB.

Korbannya berinisial HJ berusia 45 tahun yang berprofesi sebagai pedagang sekoteng. Korban meninggal dunia usai ditusuk samurai oleh seorang pria yang masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Penusukan terjadi saat korban bersama istrinya, A (40 tahun), tengah membawa gerobak untuk berjualan di dalam gang di sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiba-tiba berpapasan dengan terduga pelaku yang menggunakan sepeda motor, sehingga terjadi selisih paham. Terduga pelaku merasa tidak enak dan langsung meninggalkan lokasi,” demikian Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor Sukabumi Kota Inspektur Polisi Satu Yanto Sudiarto dalam keterangan tertulis.

Tidak disangka, terduga pelaku kembali mendatangi korban dengan membawa samurai dan langsung menusukkannya ke perut HJ.

Korbanpun langsung tersungkur bersimbah darah dan langsung dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Berita Terkait

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:05 WIB