SUKABUMIHEADLINE.com l Eyelash extension atau sambung bulu mata adalah prosedur kecantikan yang dilakukan untuk mendapatkan bulu mata yang lentik dan panjang. Hasil eyelash extension tampak lebih alami dan bisa bertahan hingga kurang lebih 2 bulan lamanya.
Menurut Herawati, owner Aftar Eyelash, eyelash extension dilakukan agar bulu mata tampak lebih panjang dan cantik. Namun, sebelum memutuskan untuk menjalani metode ini, ada beberapa hal mengenai eyelash extension yang perlu Anda ketahui.
“Seperti prosedur kecantikan lainnya, eyelash extension juga memiliki risiko. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi agar mengetahui prosedur sebelum memutuskan untuk menjalaninya,” kata wanita asal Cibadak itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuk, simak 5 fakta dan penjelasannya dalam artikel berikut ini.
1. Beda dengan Bulu Mata Palsu
Eyelash extension berbeda dengan bulunmata palsu. Jika bulu mata palsu melekat pada kelopak mata dalam satu strip, sedangkan eyelash extension dilakukan dengan cara menempelkan bulu mata sambungan pada setiap helai bulu mata asli.
2. Tes Alergi Kulit
Sebelum menjalani eyelash extension, cobalah untuk mengoleskan lem yang akan digunakan di kulit Anda dan lihatlah apakah muncul reaksi alergi atau tidak.
“Tahapan ini menggunakan lem yang sama dengan lem dalam prosedur pembedahan, sehingga lebih tahan lama,” kata Hera.
3. Bahan Bulu Mata
Seperti halnya bulu mata palsu, eyelash extension juga terdapat dua bahan, yakni dari bahan alami dan sintetis. Bahan tersebut biasanya bersifat tahan air dan berisiko rendah menimbulkan iritasi pada kelopak mata.
Bahan alami yang digunakan untuk membuat bulu mata pada eyelash extension bisa berupa benang sutra, bulu hewan, atau rambut manusia. Sementara itu, bahan sintetis yang umumnya digunakan adalah serat plastik dan akrilik.
4. Prosedur Berlangsung Lama dan Perawatan
Eyelash extension harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati. Oleh karena itu, prosedur ini bisa berlangsung selama kurang lebih 2–4 jam. Selama prosedur dilakukan, Anda akan diminta untuk memejamkan mata.
Selanjutnya, tambah dia, seiring berjalannya waktu, helaian bulu mata palsu akan rontok dengan sendirinya. Namun, agar kerontokan tidak terjadi sejak dini, Anda perlu menahan diri untuk tidak mengucek mata.
“Hindari pula terlalu sering mandi dengan shower atau berenang karena dapat menimbulkan tekanan pada kelopak mata,” jelas Hera.
Selain itu, sebaiknya ganti pembersih wajah berbahan dasar minyak dengan berbahan dasar air. Hal ini karena minyak bisa membuat bulu mata yang terpasang lebih mudah lepas atau rontok.
“Kemudian, saat mencuci wajah, usahakan usap bagian mata dengan lembut dan hati-hati,” jelasnya.
5. Risiko dan Efek Samping
Pada beberapa orang, efek samping yang kerap timbul dari eyelash extension adalah iritasi atau alergi terhadap bahan kimia yang terkandung dalam lem perekat bulu mata.
Adapun, reaksi alergi atau iritasi tersebut bisa menimbulkan beberapa gejala seperti mata merah dan bengkak, gatal dan perih di kelopak mata, ruam di sekitar kelopak mata, mata kering, dan sensasi seperti terbakar pada mata
Pada kasus yang lebih parah, extension bulu mata bisa menimbulkan infeksi mata, konjungtivitis, radang di kornea mata. Hal ini lebih mudah terjadi apabila eyelash extension dilakukan dengan tidak hati-hati atau dengan alat dan bahan yang tidak steril.
“Karenanya, prosedur eyelash extension ini penting dilakukan oleh ahlinya. Tidak bisa sembarangan,” jelas ibu satu anak itu.